PONTIANAK INFORMASI – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menunjukkan keberpihakan nyata kepada para relawan bencana dengan menyiapkan atensi khusus dan insentif finansial.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan para relawan layak mendapat perhatian karena mereka bekerja tanpa kenal waktu, bahkan saat sebagian besar warga tengah terlelap.
Hal ini disampaikan usai dirinya menjadi pembina dalam Apel Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung di halaman kantor bupati, Jumat (13/2/2026) pagi.
“Relawan itu kan sebenarnya orang yang ikhlas. Rela itu ikhlas. Mewakafkan, mendarmabaktikan tenaga, waktu, pikirannya untuk alam. Mereka ini luar biasa. Saat masyarakat tidur nyenyak, mereka masih berjibaku di lapangan menghadapi api, debu, dan asap,” tuturnya.
“Saya katakan ini sangat mulia. Mereka akan mendapatkan pahala dari Tuhan,” lanjutnya.
Meskipun para relawan bekerja dengan penuh keikhlasan, Sujiwo menyatakan negara tetap wajib memberikan atensi. Ia mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD.
“Dana ini akan kita disisihkan di antaranya untuk memberikan insentif sebesar Rp800.000 bagi relawan, paket-paket sembako, dan perlengkapan P3K,” ujarnya.
Tak hanya itu, Sujiwo mengatakan memberikan perhatian khusus menjelang Ramadan dan Idulfitri kepada para personel BPBD dan Damkar.
“Nanti mau Lebaran saya harus mikirkan mereka juga. Paling tidak minuman kaleng, paket apa lagi. Bahkan baju pun saya akan membuatkan dengan dana pribadi saya. Ini bagian memberikan atensi. Walaupun mereka orang-orang yang rela, ikhlas, ketika mendapatkan atensi dari negara, mereka akan lebih semangat, lebih responsif,” tutur Sujiwo.
