Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pontianak Deklarasikan Setop BAB Sembarangan, Berkomitmen Jaga Sanitasi Sehat
  • Lokal
  • News

Pontianak Deklarasikan Setop BAB Sembarangan, Berkomitmen Jaga Sanitasi Sehat

Editor PI 25/11/2025
1ed2d8c7-7f0a-4a6e-87d3-16cd4f92e7eb

PONTIANAK INFORMASI – Kota Pontianak menjadi satu di antara dua daerah se-Kalimantan Barat (Kalbar) setelah Kabupaten Sekadau yang telah mendeklarasikan sebagai kabupaten/kota terbebas dari buang air besar sembarangan, atau lebih dikenal dengan Open Defecation Free (ODF).

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam mendukung Program ODF atau setop buang air besar sembarangan, ditandai dengan pembacaan deklarasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Aula Kantor Camat Pontianak Kota, Selasa (25/11/2025).

Dalam deklarasi yang dibacakan, isinya antara lain masyarakat Kota Pontianak menyampaikan komitmen bersama bahwa seratus persen warga telah bebas dari perilaku buang air besar sembarangan (BABS) atau ODF.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, mengatakan status ODF bukan hanya simbol, melainkan bentuk komitmen serius Pemkot Pontianak dalam menjaga kualitas kesehatan lingkungan dan derajat kesehatan masyarakat.

“Deklarasi Kesehatan Kota Pontianak dengan garansi Open Defecation Free (ODF) sebagai bentuk komitmen serius Pemkot Pontianak untuk menjaga kota yang sehat dan bersih,” ujarnya.

Edi menyebutkan, masih terdapat sejumlah fasilitas sanitasi yang memerlukan peningkatan, sehingga Pemkot terus menjalankan berbagai program untuk memperbaiki kualitas lingkungan.

“Selain program bedah rumah, kita juga memprogramkan bedah WC. Yang paling penting adalah bagaimana instalasi pengolahan air limbah bisa berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemkot Pontianak juga mengembangkan program sanitasi komunal serta memperluas fasilitas air bersih. Saat ini cakupan layanan air bersih di Kota Pontianak telah mencapai 91,4 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Edi turut menyoroti beberapa penyakit yang berkaitan dengan sanitasi buruk, seperti diare, penyakit kulit, dan cacingan. Ia meminta jajaran Dinas Kesehatan hingga unit layanan terdekat seperti puskesmas dan posyandu untuk lebih aktif mengidentifikasi kondisi tempat tinggal warga yang datang berobat.

“Biasanya penyebabnya bukan hanya pencemaran akibat tinja yang dibuang sembarangan, tetapi juga kebiasaan perilaku tidak bersih, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya literasi masyarakat mengenai PHBS, terutama CTPS. Edi berharap deklarasi ODF tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, tetapi menjadi awal dari peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

“Mari kita bersama-sama terus mengantisipasi dan menjaga Kota Pontianak agar tetap bersih dan sehat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat. Mudah-mudahan deklarasi ODF ini membawa semangat bagi kita semua untuk terus menjaganya,” tuturnya.

Tags: BAB Buang Air Bersih Edi Rusdi Kamtono Open Defecation Free (ODF). Pemkot Pontianak Pontianak

Continue Reading

Previous: MABT Indonesia Akan Gelar Pelantikan Pengurus Baru, Dorong Terwujudnya Rumah Adat Tionghoa di Kalbar
Next: Pemulung Tewas Usai Mortir Temuannya Meledak Saat Dipotong

Related Stories

INTI Kalbar Bagikan Masker kepada Pengendara di Tengah Kabut Asap Kubu Raya
  • Lokal

INTI Kalbar Bagikan Masker kepada Pengendara di Tengah Kabut Asap Kubu Raya

Editor PI 08/09/2026
IMG_8642
  • Lokal
  • News

Tak Lagi Tunai, Retribusi Pelabuhan Seng Hie Pontianak Kini Pakai QRIS

Editor PI 08/09/2026
IMG_8559
  • Lokal
  • News

Imbas Kabut Asap Karhutla, Universitas Tanjungpura Pontianak Terapkan Perkuliahan Daring

Editor PI 08/09/2026

Berita Terbaru

  • INTI Kalbar Bagikan Masker kepada Pengendara di Tengah Kabut Asap Kubu Raya 08/09/2026
  • Tak Lagi Tunai, Retribusi Pelabuhan Seng Hie Pontianak Kini Pakai QRIS 08/09/2026
  • Imbas Kabut Asap Karhutla, Universitas Tanjungpura Pontianak Terapkan Perkuliahan Daring 08/09/2026
  • Tak Sekedar Pameran, Art Borneo Angkat Isu Ekologis Lewat Karya Seni 08/09/2026
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau, 25 Penerbangan ke dari Jakarta di Bandara Supadio Terdampak Hari Ini 07/09/2026
  • GOR Penuh hingga Antrean Mengular, PBSI Kalbar Puji Antusiasme Warga Saksikan Indonesia Masters 2026 07/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

INTI Kalbar Bagikan Masker kepada Pengendara di Tengah Kabut Asap Kubu Raya
  • Lokal

INTI Kalbar Bagikan Masker kepada Pengendara di Tengah Kabut Asap Kubu Raya

Editor PI 08/09/2026
IMG_8642
  • Lokal
  • News

Tak Lagi Tunai, Retribusi Pelabuhan Seng Hie Pontianak Kini Pakai QRIS

Editor PI 08/09/2026
IMG_8559
  • Lokal
  • News

Imbas Kabut Asap Karhutla, Universitas Tanjungpura Pontianak Terapkan Perkuliahan Daring

Editor PI 08/09/2026
ab245e39-73dc-486e-b848-ccaf8afb8d2c
  • Info
  • News

Tak Sekedar Pameran, Art Borneo Angkat Isu Ekologis Lewat Karya Seni

Editor PI 08/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.