PONTIANAK INFORMASI – Seorang warga bernama Sulyadi (41) dilaporkan hilang setelah diduga diterkam dan diseret buaya saat memancing di perairan Sungai Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Senin (22/6) menjelang magrib.
Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga diterkam buaya saat sedang berada di atas sampan seorang diri.
Ade menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika Abdul Wahab berangkat menggunakan sampan robin dari Desa Sungai Kerawang menuju Tanjung Bakau untuk mengantarkan minyak dan rokok kepada korban.
Sesampainya di lokasi, korban terlihat berada di atas sampan robin miliknya. Jarak antara Abdul Wahab dan korban saat itu diperkirakan sekitar 20 meter. Di sekitar lokasi juga terdapat seorang warga lainnya, Pitung, yang menggunakan sampan berbeda.
“Di lokasi kejadian, korban terlihat sedang berada di atas Sampan Robin seorang diri. Jarak antara Abdul Wahab dan korban saat itu sangat dekat, hanya berkisar kurang lebih 20 meter. Selain itu, di sekitar lokasi juga terdapat Pitung yang menggunakan Sampan Robin berbeda,” kata Ade, Selasa (23/6).
Sekitar pukul 17.00 WIB, seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul di antara posisi sampan korban dan sampan milik Pitung.
“Tiba-tiba, di antara posisi Sampan Robin milik korban dan Sampan Robin Pitung, muncul seekor buaya berukuran besar. Predator tersebut langsung menerkam dan menyambar tubuh korban. Dalam sekejap, korban diseret masuk ke dalam air,” ujarnya.
Melihat kejadian tersebut, Abdul Wahab dan Pitung berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil.
Karena kondisi mulai gelap dan mempertimbangkan faktor keselamatan, keduanya memutuskan kembali ke Desa Sungai Kerawang untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batu Ampar dan meminta bantuan warga.
Mendapatkan laporan itu, personel Polsek Batu Ampar bersama Polairud langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian.
“Hingga saat ini korban memang belum berhasil ditemukan. Namun, kami pastikan upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal,” kata Ade.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di perairan Dusun Karang Anyar, agar meningkatkan kewaspadaan.
Warga diminta untuk tidak beraktivitas sendirian, terutama saat sore hingga malam hari, mengingat adanya potensi kemunculan buaya di kawasan tersebut.
