PONTIANAK INFORMASI – Kenaikan harga tiket pesawat selama musim libur sekolah membuat sebagian masyarakat beralih menggunakan transportasi laut. PT Pelni Cabang Pontianak mencatat jumlah penumpang kapal meningkat lebih dari 600 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Cabang PT Pelni Pontianak, Fitriyaningsih, mengatakan lonjakan penumpang juga didorong program stimulus diskon tiket 30 persen yang berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
“Kalau dari Pontianak ada kenaikan dibanding tahun lalu. Sampai saat ini sudah ada lima kali keberangkatan dengan total sekitar 4.400 penumpang. Tahun lalu pada periode yang sama sekitar 3.700 penumpang,” kata Fitriyaningsih.
Menurutnya, tren tersebut menunjukkan minat masyarakat menggunakan kapal laut terus meningkat, terutama untuk perjalanan selama libur sekolah.
“Selain memanfaatkan diskon, kami juga melihat kenaikan tiket pesawat membuat cukup banyak penumpang beralih menggunakan kapal Pelni,” ujarnya.
Pelni juga mencatat keberangkatan berikutnya pada 21 Juli telah terisi sekitar 400 calon penumpang. Masih ada empat jadwal keberangkatan dari Pontianak hingga berakhirnya program diskon, yakni pada 21 Juli, 26 Juli, 2 Agustus, dan 6 Agustus.
Fitriyaningsih mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket karena program diskon tersebut menggunakan sistem kuota.
“Diskonnya 30 persen, tetapi ada kuotanya. Kalau kuota habis, meskipun periodenya belum selesai, harga akan kembali normal. Jadi sebaiknya beli tiket jauh-jauh hari,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile agar identitas penumpang sesuai dengan data yang tercantum pada tiket.
“Kalau identitas di tiket tidak sesuai dengan penumpang, maka tidak diperbolehkan naik ke kapal. Karena itu kami sarankan membeli sendiri melalui Pelni Mobile,” jelasnya.
Selain meningkatkan pelayanan dari sisi kebersihan, makanan, dan keselamatan, Pelni juga telah melengkapi armada dengan Marine Evacuation System (MES) di 26 kapal sebagai fasilitas evakuasi darurat terbaru.
“Kami terus meningkatkan pelayanan yang langsung dirasakan penumpang, terutama aspek keselamatan. Sekarang seluruh kapal juga sudah dilengkapi MES sebagai sistem evakuasi terbaru apabila terjadi keadaan darurat di laut,” tutupnya.
