Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wali Kota Sebut Perlunya Pusat Oleh-oleh Skala Besar di Pontianak
  • Lokal
  • News

Wali Kota Sebut Perlunya Pusat Oleh-oleh Skala Besar di Pontianak

Editor PI 17/11/2025
d5a77eb3-c0cb-416b-90b8-5f815fd93ebd

PONTIANAK INFORMASI – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling berpengaruh bagi pertumbuhan ekonomi kota.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Workshop “Strategi Promosi dan Kualitas Kemasan dalam Upaya Peningkatan Pemasaran Produk UMKM”, yang diikuti pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Hotel Orchardz Jalan Gajah Mada, Senin (17/11/2025).

“UMKM selama ini menjadi salah satu yang memberikan dampak pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak,” ujarnya usai membuka acara.

Ia menjelaskan, sebagai ibu kota provinsi dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, Pontianak memiliki karakter ekonomi yang sangat bertumpu pada sektor usaha rakyat.

“Dengan luas lahan yang terbatas, salah satu andalan pertumbuhan ekonomi kita adalah para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” tambahnya.

Hampir di seluruh titik kota terdapat pelaku UMKM, baik pedagang kaki lima maupun usaha yang sudah menetap. Namun, para pelaku usaha itu menghadapi tantangan besar, terutama di aspek pemasaran.

“Semua daerah dan semua pelaku usaha berlomba-lomba meningkatkan kualitas pemasaran. Ini tantangan besar yang harus kita sikapi,” ujarnya.

Karena itu, Wali Kota menekankan perlunya kolaborasi antarpemangku kepentingan. Tanpa sinergisitas pemerintah, dunia usaha, BUMN, BUMD, dan para pelaku UMKM, menurutnya akan mengalami kesulitan dalam pertumbuhan UMKM di Kota Pontianak.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Pontianak, termasuk menyediakan Rumah Kemasan gratis. Hal tersebut merupakan langkah untuk memberikan semangat bagi pelaku usaha pemula agar produk mereka semakin baik. Pemerintah kota juga terus mendorong pemasaran produk UMKM hingga tingkat internasional.

“Sekarang ada pergeseran pola konsumtif masyarakat, terutama generasi milenial dan Gen Z, yang lebih familier dengan pemasaran online dan platform digital. Karena itu pelaku UMKM harus siap bersaing di ruang digital,” papar Wali Kota.

Edi juga mengungkapkan bahwa jejaring pemasaran menjadi kunci penting dalam memperluas pasar. Ia mencontohkan kegiatan Car Free Day yang rutin dipadati pedagang UMKM. Bahkan, dalam sebuah pameran besar, transaksi bisa menembus angka miliaran rupiah.

“Dari survei kita, setiap Minggu terjadi perputaran uang antara Rp200 juta sampai Rp300 juta. Di Borneo Fair, perputaran uang pernah mencapai 8 miliar. Ini sangat besar dan menunjukkan potensi UMKM kita,” ujarnya.

Meski demikian, Edi menilai kualitas tampilan produk UMKM perlu ditingkatkan, termasuk hal-hal sederhana seperti pencantuman harga. Ia juga menyebut bahwa Pontianak masih belum memiliki pusat oleh-oleh berskala besar seperti di kota-kota lain. Hal ini menurutnya justru membuka peluang bagi pelaku dan investor untuk mengembangkan ekosistem pemasaran yang lebih terintegrasi.

“Di Bali ada Krisna, di Bandung ada Kartika Sari. Di Pontianak belum ada pusat oleh-oleh besar yang menampung produk-produk UMKM,” kata Edi.

Selain produk kuliner, Edi menilai banyak pelaku UMKM yang dapat berkembang melalui jejaring langsung tanpa harus memproduksi sendiri. Ia juga menekankan bahwa produk UMKM Pontianak memiliki kualitas yang mampu masuk ke segmen pasar premium.

“Ada usaha yang hanya mengemas produk dan memasarkannya. Kalau jejaringnya kuat sampai keluar negeri, ini juga sangat potensial,” jelasnya.

Edi berharap workshop ini menjadi ruang saling berbagi pengalaman antarpelaku UMKM, mulai dari bahan baku hingga strategi pemasaran.

“Biasanya informasi terbaik itu muncul saat pameran, festival, dan workshop seperti ini. Silakan manfaatkan untuk berdiskusi dan mencari solusi meningkatkan produk,” pungkas Wali Kota.

Tags: Edi Rusdi Kamtono Ekonomi Pemkot Pontianak UMKM UMKM di Pontianak

Continue Reading

Previous: Ultras Garuda Demo Kantor PSSI, Erick Thohir Didesak Mundur
Next: Kunjungan Raja Yordania ke Indonesia: Momentum Perkuat Kerja Sama Strategis dan Diplomasi Persahabatan dengan Prabowo

Related Stories

0753a940-0b6c-4aff-846b-47e37d542bc0
  • News

Dewi Pertiwi Buka Dewi Akademi Batch II di Kalbar, Cetak Kader Penggerak Perempuan

Editor PI 25/08/2026
428c1fd0-b6a2-4bfd-aaab-0e9079b14930
  • News

Habitat Terbakar, Induk dan 2 Anak Orangutan Dievakuasi dari Kebun Warga di Ketapang

Editor PI 25/08/2026
b0cfec81-8b0c-4497-8f05-4d3987790fae
  • News

Titik Panas Karhutla Kalbar Turun Jadi 28, Ria Norsan Ingatkan Warga Tak Lengah Jelang Puncak Kemarau

Editor PI 25/08/2026

Berita Terbaru

  • Dewi Pertiwi Buka Dewi Akademi Batch II di Kalbar, Cetak Kader Penggerak Perempuan 25/08/2026
  • Habitat Terbakar, Induk dan 2 Anak Orangutan Dievakuasi dari Kebun Warga di Ketapang 25/08/2026
  • Titik Panas Karhutla Kalbar Turun Jadi 28, Ria Norsan Ingatkan Warga Tak Lengah Jelang Puncak Kemarau 25/08/2026
  • Gubernur Ria Norsan Imbau Warga Tak Bakar Lahan Saat Kemarau 25/08/2026
  • Ria Norsan Ungkap 4 Perusahaan Sudah Diselidiki Terkait Karhutla di Kalbar 25/08/2026
  • Karhutla Kubu Raya Jadi Perhatian Presiden, Armada dan Personel Ditambah 24/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

0753a940-0b6c-4aff-846b-47e37d542bc0
  • News

Dewi Pertiwi Buka Dewi Akademi Batch II di Kalbar, Cetak Kader Penggerak Perempuan

Editor PI 25/08/2026
428c1fd0-b6a2-4bfd-aaab-0e9079b14930
  • News

Habitat Terbakar, Induk dan 2 Anak Orangutan Dievakuasi dari Kebun Warga di Ketapang

Editor PI 25/08/2026
b0cfec81-8b0c-4497-8f05-4d3987790fae
  • News

Titik Panas Karhutla Kalbar Turun Jadi 28, Ria Norsan Ingatkan Warga Tak Lengah Jelang Puncak Kemarau

Editor PI 25/08/2026
5a637ae4-58f1-48da-adf1-a65612091c11
  • News

Gubernur Ria Norsan Imbau Warga Tak Bakar Lahan Saat Kemarau

Editor PI 25/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.