Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Golkar Minta Ganjar Tanya ke Mahfud MD soal Kritik Penegakan Hukum yang Dinilai Jeblok
  • News
  • Politik

Golkar Minta Ganjar Tanya ke Mahfud MD soal Kritik Penegakan Hukum yang Dinilai Jeblok

Editor PI 22/11/2023
golkar

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung (dua kiri) menyampaikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (21/11/2023). (ANTARA/Fath Putra Mulya)

PONTIANAK INFORMASI, POLITIK – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, meminta Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo untuk mengajukan pertanyaan terkait penegakan hukum di era pemerintahan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud Md.

Airlangga menekankan bahwa sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, tanggung jawabnya berfokus pada aspek ekonomi, sementara penanganan politik dan hukum menjadi tugas Menkopolhukam.

“Ya tentu harus ditanyakan pada Menkopolhukam karena saya menangani ekonomi, Pak Menko (Mahfud Md., red.) menangani polhukam,” ungkap Airlangga kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa.

Pandangan serupa juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang menekankan sifat kolektif dan kolegial pemerintahan. Meskipun pemerintahan bersifat kolektif, masing-masing menteri memiliki tanggung jawab yang spesifik.

“Masalah hukum itu tanggung jawab siapa? Menkopolhukam. Kalau misalnya ini, tanya Pak Mahfud Menkopolhukam,” ucap Doli.

Doli juga memberikan pandangannya terkait Mahfud MD yang dipilih menjadi Cawapres Ganjar karena memiliki prestasi.

“Kan karena Pak Mahfud dianggap punya prestasi lah, makanya diajak menjadi cawapres. Kan gitu kan? Kalau enggak punya prestasi, enggak mungkin jadi cawapres. Nah, sekarang kenapa sudah diajak, kok, kemudian dianggap enggak punya prestasi?” ujar Doli.

Dalam konteks ini, Doli berpendapat bahwa visi, misi, dan program harus menjadi fokus utama dalam menilai pasangan calon. Menurutnya, semua koalisi, partai politik, calon presiden, dan calon wakil presiden sebaiknya lebih mengedepankan substansi visi, misi, dan program yang mereka sampaikan agar publik dapat menilai secara jelas sosok pasangan calon yang pantas memimpin Indonesia ke depan.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo telah mengkritik penegakan hukum di era pemerintahan Joko Widodo. Ganjar menyebut penegakan hukum di Indonesia “jeblok” setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat batas usia calon presiden dan wakil presiden. Ganjar memberikan skor 5 dari skala 1 sampai 10, dengan alasan adanya rekayasa dan intervensi dalam penegakan hukum, terutama dalam putusan MK tersebut. (ad)

Tags: Nasional Politik

Continue Reading

Previous: Viral Jalan Sudirman Medan Licin Diduga karena ‘Dikeramik’, Ini Kata Bobby Nasution
Next: Bupati Muda Mahendrawan Tegaskan Komitmen Tekan Angka Kemiskinan

Related Stories

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.