Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Menag Yaqut Minta Masyarakat Tak Pilih Pemimpin yang Pecah Belah Umat
  • Nasional
  • News
  • Politik

Menag Yaqut Minta Masyarakat Tak Pilih Pemimpin yang Pecah Belah Umat

Editor PI 06/09/2023
images (52)

PONTIANAK INFORMASI, POLITIK – Menjelang tahun politik 2024, Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memilih pemimpin yang akan memimpin negeri ini.

“Harus dicek betul. Pernah nggak calon pemimpin kita, calon presiden kita ini, memecah-belah umat. Kalau pernah, jangan dipilih,” tegas Menag Yaqut dalam pernyataannya, Minggu.

Menag Yaqut juga menekankan pentingnya untuk tidak memilih calon pemimpin yang menggunakan agama sebagai alat politik untuk mencapai tujuan pribadi atau kekuasaan. Menurutnya, agama seharusnya melindungi kepentingan seluruh umat dan masyarakat.

“Agama seharusnya dapat melindungi kepentingan seluruh umat, masyarakat. Umat Islam diajarkan agar menebarkan Islam sebagai rahmat, rahmatan lil ‘alamin, rahmat untuk semesta alam. Bukan rahmatan lil Islami, tok,” kata Menag Yaqut.

Menurut Menag, pemimpin ideal adalah mereka yang mampu menjadi rahmat bagi semua golongan, tanpa membedakan agama, suku, atau latar belakang lainnya. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya menilai rekam jejak calon pemimpin dalam hal penggunaan agama sebagai alat politik.

“Kita lihat calon pemimpin kita ini pernah menggunakan agama sebagai alat untuk memenangkan kepentingannya atau tidak. Kalau pernah, jangan dipilih,” tambahnya.

Menag Yaqut juga mengingatkan pentingnya penelusuran rekam jejak calon pemimpin saat menentukan pilihan pada pemilihan nasional mendatang. Tujuannya adalah agar bangsa Indonesia dapat memilih pemimpin yang amanah dan siap mengemban tanggung jawab untuk kemajuan negara ini.

“Saya berpesan kepada seluruh ikhwan dan akhwat ini agar nanti ketika memilih para pemimpin, memilih calon pemimpin kita, calon presiden, dan wakil presiden, kita, lihat betul rekam jejaknya,” seru Menag.

Pernyataan ini disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas di Garut, Jawa Barat, dalam rangka menghadiri Tablig Akbar Idul Khotmi Nasional Thoriqoh Tijaniyah ke-231 di Pondok Pesantren Az-Zawiyah, Tanjung Anom, Garut, Jawa Barat.

Menag berharap Tarekat Tijaniyah dapat berperan lebih besar menjelang tahun politik untuk mendamaikan umat. Dengan demikian, meskipun masyarakat memiliki perbedaan dalam pilihan politiknya, mereka dapat tetap hidup dalam ketenangan, kedamaian, dan keharmonisan.

“Bagaimana memilih pemimpin yang benar-benar bisa dipercaya, bisa diberikan amanah untuk memimpin bangsa besar. Bangsa yang memiliki keragaman, bangsa yang memiliki banyak perbedaan, tetapi itu menjadi kekuatan kita,” ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas. (ad)

Tags: Nasional Pemilu 2024 Pilpres 2024 Politik

Continue Reading

Previous: Pertama di Indonesia, Sampah Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik
Next: Transisi PAUD ke SD, Kepala PAUD dan TK Dapat Pelatihan

Related Stories

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026

Berita Terbaru

  • Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025 13/05/2026
  • Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari 13/05/2026
  • Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat 13/05/2026
  • Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit 13/05/2026
  • Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China 13/05/2026
  • Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif 13/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026
IMG_4798
  • Lokal
  • News

Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Editor PI 13/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.