Lionel Messi (Foto : AFP/MEGAN BRIGGS / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Lionel Messi dikabarkan tengah menjadi incaran klub Liga Arab Saudi, Al Ahli, yang ingin merekrutnya setelah kontraknya bersama Inter Miami berakhir pada Desember 2025. Jika bergabung, Messi harus menyesuaikan diri dengan aturan ketat dan kebiasaan unik di kompetisi kasta tertinggi Liga Arab Saudi, seperti yang pernah dialami Cristiano Ronaldo saat bergabung dengan Al Nassr.
Dilansir dari Bola.com, Cristiano Ronaldo mengungkapkan bahwa jadwal latihan di Arab Saudi sangat berbeda dengan yang biasa dijalani di Eropa. “Salah satu contohnya adalah di Eropa kami lebih banyak berlatih di pagi hari, tetapi di sini kami berlatih di sore atau malam hari dan di bulan Ramadan kami berlatih pada pukul 10 malam,” ujar Ronaldo. Ia menyebut situasi tersebut “aneh”, namun juga sebagai bagian dari pengalaman yang berharga. Ronaldo menambahkan, “Saya suka menjalani momen-momen ini karena Anda belajar dengan hal-hal ini. Ini sulit, tetapi ini bukan sesuatu yang belum pernah saya lihat sebelumnya.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa Messi harus siap beradaptasi dengan perubahan signifikan jika memilih bermain di Arab Saudi.
Al Ahli sendiri merupakan juara Liga Champions Asia dan dikelola oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF), yang aktif mendatangkan pemain-pemain bintang dunia untuk meningkatkan kualitas liga. Selain Messi, Al Ahli telah merekrut sejumlah pemain top seperti Riyad Mahrez, Roberto Firmino, dan Franck Kessie. Kehadiran Messi di Arab Saudi juga akan membuka peluang terjadinya reuni dan duel epik antara dua legenda sepak bola dunia, Messi dan Ronaldo, yang saat ini masih berkarier di Al Nassr hingga 2027.
Messi sendiri saat ini juga menjadi duta pariwisata Arab Saudi, yang menunjukkan hubungan positifnya dengan negara tersebut meski belum memutuskan secara resmi masa depannya. Jika Messi menerima tawaran dari Al Ahli, publik sepak bola dunia akan disuguhkan persaingan panas dan momen nostalgia antara dua ikon terbesar era modern ini di Liga Pro Saudi.
Dengan berbagai tantangan dan aturan baru yang harus dihadapi, langkah Messi ke Arab Saudi tidak hanya soal sepak bola, tetapi juga adaptasi budaya dan profesionalisme di lingkungan yang berbeda. Cristiano Ronaldo, yang sudah lebih dulu merasakan pengalaman ini, memberikan gambaran nyata bahwa perjalanan tersebut penuh dinamika, namun juga berharga bagi perkembangan karier pemain sekelas Messi.
