Persija Jakarta (Foto : ileague.id)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Persija Jakarta harus meninggalkan markas sementara mereka di Jakarta International Stadium (JIS) dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) karena persiapan perayaan ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80. Sebagai gantinya, Macan Kemayoran memilih Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai kandang sementara untuk pertandingan kandang mereka musim ini.
Untuk laga yang akan digelar pada 4 Oktober 2025 melawan Bhayangkara FC dalam pekan kedelapan BRI Super League 2025/2026, Persija akan bertanding di Stadion Patriot Bekasi. Hal ini dikarenakan GBK sedang disiapkan untuk kegiatan HUT ke-80 TNI yang akan berlangsung pada 5 Oktober mendatang. “Untuk laga 4 Oktober 2025, Persija terpaksa menggunakan Stadion Patriot Bekasi karena GBK dipersiapkan untuk perayaan ulang tahun TNI,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Persija, Ferry Indrasjarief, seperti yang dilansir dari berbagai sumber.
Sebelum pertandingan kandang itu, Persija akan menjalani dua laga tandang, yakni melawan PSM Makassar pada 21 September 2025 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, dan menantang Borneo FC di Stadion Segiri pada 28 September 2025. Keputusan ini diambil setelah JIS juga tidak bisa digunakan untuk laga kandang Persija karena akan dipakai untuk konser boyband K-Pop NCT Dream pada akhir September 2025 dan dilanjutkan dengan perawatan lapangan.
Ferry berharap Persija dapat kembali menggunakan JIS saat menjamu PSIM Yogyakarta pada 28 November 2025 bertepatan dengan perayaan ulang tahun klub yang ke-79. Ia menegaskan, “Setelah dipakai konser, seharusnya langsung dilakukan perbaikan agar Persija cepat kembali bertanding di sana. Perlu diingat, 28 November 2025 adalah hari ulang tahun Persija. Wajib hukumnya bermain di Jakarta.”
Meski harus pindah kandang sementara, Persija tetap optimistis dengan perjalanan musim ini. “Bismillah, semoga perjalanan Persija musim ini tetap indah,” tambah Ferry. Keputusan menggunakan Stadion Patriot juga dianggap sebagai solusi terbaik sementara yang bisa diambil oleh manajemen klub untuk menjaga performa tim tetap optimal.
Situasi ini adalah bukti bahwa Persija terus beradaptasi dengan situasi eksternal, khususnya terkait agenda besar nasional yang melibatkan GBK. Meski tidak ideal, kehadiran Persija di Stadion Patriot tetap didukung penuh oleh suporter dan manajemen demi kelangsungan kompetisi sepak bola nasional.
