Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Sports
  • Piala Dunia Antarklub 2025 Berantakan, Mimpi Besar FIFA Meleleh oleh Cuaca Ekstrem Amerika
  • Sports

Piala Dunia Antarklub 2025 Berantakan, Mimpi Besar FIFA Meleleh oleh Cuaca Ekstrem Amerika

Tyo 04/07/2025
Piala Dunia Antarklub 2025 Berantakan, Mimpi Besar FIFA Meleleh oleh Cuaca Ekstrem Amerika

PONTIANAK INFORMASI, Sports – Gelaran Piala Dunia Antarklub 2025 yang berlangsung di Amerika Serikat mengalami gangguan serius akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tuan rumah. Sejumlah pertandingan harus ditunda, bahkan ada yang tertunda hingga dua jam karena badai petir dan hujan deras yang mengguyur beberapa kota penyelenggara. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar mengenai kelancaran turnamen dan kesiapan infrastruktur menghadapi cuaca ekstrem, terlebih menjelang Piala Dunia 2026 yang juga akan digelar di Amerika Serikat bersama Kanada dan Meksiko.

Gelombang panas ekstrem dan badai petir menjadi momok yang terus mengganggu jalannya Piala Dunia Antarklub 2025. Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengungkapkan kekesalannya atas penundaan pertandingan melawan Benfica yang berlangsung selama dua jam akibat badai petir. Ia bahkan mempertanyakan kelayakan Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen besar. “Ini bukan sepak bola,” ujar Maresca. “Jika pertandingan ditunda tujuh atau delapan kali, mungkin ini bukan tempat yang tepat untuk menyelenggarakan kompetisi,” tambahnya.

Cuaca ekstrem ini tidak hanya mengganggu jadwal pertandingan, tetapi juga memaksa tim-tim peserta beradaptasi dengan kondisi yang berat. Misalnya, Borussia Dortmund memilih untuk tidak menempatkan pemain cadangan di bangku pinggir lapangan demi menghindari panas terik, sementara pelatih Chelsea memperpendek sesi latihan karena suhu mencapai 37,2 derajat Celsius. Pelatih Dortmund, Niko Kovac, menilai bahwa turnamen ini mungkin tidak akan dimenangkan oleh tim terbaik secara teknis, melainkan oleh tim yang paling mampu beradaptasi dengan cuaca ekstrem.

Fenomena cuaca buruk ini menjadi peringatan serius bagi FIFA dan penyelenggara Piala Dunia 2026. Menurut Ben Schott dari National Weather Service yang menjadi penasihat FIFA, cuaca ekstrem seperti badai petir dan gelombang panas tinggi adalah hal yang biasa terjadi di Amerika Utara pada musim panas. Dengan kemajuan teknologi meteorologi, prakiraan cuaca kini bisa dilakukan dengan akurasi tinggi, namun tantangan tetap besar untuk mengatur jadwal pertandingan agar aman dan lancar.

Sejauh ini, enam laga Piala Dunia Antarklub 2025 telah mengalami penundaan akibat cuaca buruk, termasuk pertandingan antara Benfica vs Chelsea yang tertunda dua jam di Bank of America Stadium, Charlotte. Penundaan-penundaan ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kesiapan Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen sepak bola dunia, terutama dengan jadwal padat dan ekspektasi tinggi dari FIFA.

Dengan cuaca ekstrem yang terus mengancam, Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi cermin nyata bahwa mimpi besar FIFA untuk menggelar turnamen di Amerika harus diiringi dengan persiapan matang menghadapi tantangan iklim. Jika tidak, risiko gangguan serupa dapat kembali terjadi, bahkan dengan skala yang lebih besar, pada Piala Dunia 2026.

Tags: FIFA Kualifikasi Piala Dunia Antarklub 2025 Piala Dunia 2026 Sports

Continue Reading

Previous: Segera Dinaturalisasi, Mauro Zijlstra Siap Perkuat Timnas Indonesia dan Membaur dengan Fans Garuda
Next: Kabupaten Sanggau Masuk Zona Bahaya Narkoba: 6 Ribu Lebih Warga Sudah Terpapar

Related Stories

IMG_5191
  • Lokal
  • News
  • Sports

Ukir Sejarah! Bhayangkara Presisi Juara AVC Champions League 2026

Editor PI 17/05/2026
IMG_5173
  • Lokal
  • News
  • Sports

JTEKT Stings Aichi Sabet Peringkat Ketiga AVC 2026 usai Bekuk Hyundai Skywalkers

Editor PI 17/05/2026
e14d0731-b843-4548-ab82-22ae12cc2f02
  • Lokal
  • News
  • Sports

Foolad Sirjan Iranian Singkirkan JTEKT Stings, Tantang Bhayangkara di Final AVC

Editor PI 17/05/2026

Berita Terbaru

  • Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar 21/05/2026
  • Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup 21/05/2026
  • Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar 21/05/2026
  • Kisah Duta, Pencari Kerja Asal Melawi Tak Pernah Absen Job Fair demi Raih Pekerjaan 21/05/2026
  • Fresh Graduate UNTAN Pontianak ini Curhat Sulit Cari Kerja yang Sesuai Minat 21/05/2026
  • Pemprov Gelar Kalbar Naker Fest 2026, Sediakan 2.795 Lowongan Kerja dari 54 Perusahaan 21/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5625
  • Lokal
  • News

Tinjau Jembatan Roboh, Bupati Sujiwo: Pembangunan Ditarget 2027 Senilai Rp25 Miliar

Editor PI 21/05/2026
b84f6162-d424-4de5-8d0d-af29488dd47f
  • Lokal
  • News

Lima Kampung Iklim Pontianak Diganjar Penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup

Editor PI 21/05/2026
08fbfb78-2068-48e3-a329-3388d8815a2d
  • Lokal
  • News

Bareskrim Ungkap Peredaran Bawang Ilegal Asal Malaysia di Kalbar, Omzet Diperkirakan Rp24 Miliar

Editor PI 21/05/2026
IMG_5593
  • Lokal
  • News

Kisah Duta, Pencari Kerja Asal Melawi Tak Pernah Absen Job Fair demi Raih Pekerjaan

Editor PI 21/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.