(Foto : AFP/Glyn Kirk)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, melontarkan kritik keras terhadap atmosfer di Stadion Wembley meskipun tim asuhannya berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Wales dalam laga persahabatan pada Kamis (9/10/2025) malam waktu setempat. Juru taktik asal Jerman tersebut menilai bahwa dukungan dari puluhan ribu suporter The Three Lions terlalu hening, bahkan terasa lesu, khususnya setelah timnya unggul cepat.
Kekecewaan Tuchel ini disampaikan dalam wawancara pasca-pertandingan. Dilansir dari ITV dan sejumlah media lainnya, Tuchel menekankan performa timnya yang luar biasa di babak pertama, namun suasana di stadion tidak sebanding. “Kami tampil sangat baik, babak pertama luar biasa. Kami unggul 3-0 dengan cepat dan seharusnya bisa empat atau lima. Tapi setelah itu kami tak bisa menambah gol, dan stadion langsung hening,” ujar Tuchel.
Atmosfer Lesu di Balik Dominasi Tim
Inggris memang mendominasi pertandingan. Gol-gol cepat yang dicetak oleh Bukayo Saka, Ollie Watkins, dan Morgan Rogers di babak pertama seolah menjamin kemenangan mudah bagi tuan rumah. Namun, alih-alih sorakan penuh gairah yang terus membakar semangat pemain, Tuchel merasakan keheningan yang tak terduga, padahal lebih dari 78.000 penonton hadir di Wembley malam itu.
Tuchel melanjutkan kritiknya, menyoroti kurangnya energi dari tribun penonton. “Hening! Kami sama sekali tidak mendapat energi dari para fans, padahal para pemain sudah memberikan segalanya untuk membuat mereka lebih bersemangat,” keluh Tuchel, seperti dilaporkan oleh Koran Jakarta. Ia merasa sulit bagi para pemainnya untuk mempertahankan intensitas tinggi di babak kedua ketika dukungan dari suporter tidak bergema.
Terkejut Suporter Wales Lebih Terdengar
Hal yang paling disesalkan Tuchel adalah suara dukungan yang justru lebih dominan datang dari kelompok kecil suporter Wales yang hadir di Wembley. Ia secara terbuka menyatakan kekecewaannya karena hanya mendengar nyanyian dari kubu tim tamu selama paruh kedua pertandingan. “Jika yang Anda dengar hanya suporter Wales selama setengah jam, itu menyedihkan. Tim ini pantas mendapatkan dukungan lebih hari ini,” tegas Tuchel, mengutip dari Bola.net.
Pelatih berusia 52 tahun itu mengaku mencintai atmosfer sepak bola Inggris dan semangat para penggemarnya. Namun, untuk pertandingan kali ini, ia merasa dukungan yang diberikan tidak setara dengan performa apik tim di lapangan. Sebelumnya, ia sempat memuji dukungan fantastis fans Inggris saat tim bertanding di Serbia, namun dukungan di Wembley kali ini dianggapnya jauh dari harapan.
Meskipun demikian, Tuchel tetap optimis. Ia percaya bahwa dukungan penuh dari suporter Inggris akan kembali bergemuruh pada pertandingan-pertandingan penting berikutnya, khususnya dalam laga tandang kualifikasi Piala Dunia 2026. Inggris dijadwalkan akan bertandang ke Latvia pada Selasa (14/10) mendatang untuk melanjutkan langkah mereka menuju putaran final. Kemenangan atas Wales sendiri menjadi “langkah yang tepat” dalam persiapan tim, terlepas dari kritik soal atmosfer stadion.
