Presiden Prabowo Subianto saat panen raya di wilayah tersebut, Senin (7/4). (ANTARA)
PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, NASIONAL – Presiden terpilih Prabowo Subianto menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan pertanian dengan membantu pengadaan 1.000 ekor burung hantu untuk memberantas hama tikus yang meresahkan petani di Majalengka, Jawa Barat. Langkah tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya di wilayah tersebut, Senin (7/4), yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo mengungkapkan, dirinya menerima laporan bahwa hama tikus menjadi momok yang sulit ditangani oleh para petani di Majalengka. Setelah mencari informasi, ia mendapati bahwa burung hantu merupakan solusi alami dan efektif untuk mengendalikan populasi tikus di lahan pertanian.
“Di daerah sini saya dapat laporan hama tikus yang sangat pelik masalahnya dan yang paling bagus sekarang katanya burung hantu,” ujar Prabowo di hadapan para petani.
Dengan nada bercanda, Prabowo sempat menyinggung kemungkinan naiknya harga burung hantu akibat tingginya permintaan. Saat bertanya kepada warga setempat mengenai harga burung hantu, ia mendapatkan informasi bahwa seekor burung hantu dibanderol sekitar Rp150 ribu.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Prabowo langsung menawarkan bantuan berupa 1.000 ekor burung hantu, yang jika dihitung total senilai Rp150 juta. Tawaran itu disambut tepuk tangan dan antusiasme para petani yang hadir.
“Nanti saya bantu di sini ya, berapa burung hantu yang saudara perlu? Saya bantu. Perlu tambahan berapa burung hantu? 1.000 ekor kali 150.000? Berarti Rp150 juta. Baik, saya bantu hari ini juga,” tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo juga mengimbau kepada daerah-daerah lain yang mengalami masalah serupa untuk segera melaporkan permasalahan mereka. Ia berkomitmen untuk mencari solusi konkret bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan pedesaan.
“Saya akan menghemat anggaran terus-menerus. Saya akan berusaha sekeras tenaga agar setiap anggaran uang rakyat, uang negara, harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama yang paling membutuhkan,” tuturnya.
