Foto: Istockphoto
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Dua anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery, gugur dalam tugas kemanusiaan setelah sepeda motor yang mereka kendarai terimpit di antara dua truk TNI saat menuju lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Insiden tragis itu terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Cimeta, jalur evakuasi yang dikenal sempit dan menurun curam.
Kedua korban mengendarai sepeda motor secara berboncengan dan berada dalam iring‑iringan kendaraan bantuan menuju lokasi longsor. Saat melintas di lokasi kejadian, truk TNI di depan korban berhenti mendadak, sementara truk lain di belakang diduga mengalami rem blong sehingga tabrakan beruntun tak terhindarkan. Sepeda motor yang ditumpangi Hendra dan Jerry terimpit di antara dua truk TNI, menyebabkan keduanya meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka fatal.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Setiawan mengonfirmasi bahwa kedua korban merupakan anggota Polres Cimahi yang sedang bertugas dalam penanggulangan bencana longsor di Cisarua. “Betul dua anggota kami yang terlibat dalam penanggulangan bencana, jadi korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Rudy yang dilansir Detik.com, Minggu (25/1). Ia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya dua personel Polri tersebut dan menegaskan bahwa penanganan bencana di Cisarua tetap menjadi fokus utama jajaran Polda Jabar.
Kodam III/Siliwangi selaku satuan TNI yang terlibat dalam iring‑iringan bantuan juga menyampaikan keprihatinan atas peristiwa ini. Pihak TNI menyatakan bahwa rombongan truk tersebut tengah melaksanakan tugas kemanusiaan menuju Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, untuk menyalurkan logistik kepada korban longsor. TNI juga menyampaikan duka cita yang mendalam dan menegaskan bahwa soliditas TNI–Polri tetap terjaga meski terjadi insiden tak terduga ini.
Kasus kecelakaan tersebut kini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti dan menilai apakah ada unsur kelalaian teknis maupun prosedural. Jalur Cimeta yang menurun curam dan sempit menjadi sorotan karena dinilai rawan kecelakaan, terutama saat volume kendaraan besar meningkat saat penanganan bencana. Kepolisian dan TNI diminta untuk meninjau ulang skema pengaturan lalu lintas dan rute kendaraan besar saat menuju lokasi bencana agar kejadian serupa tidak terulang.
Gugurnya Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery menimbulkan duka mendalam di kalangan keluarga, rekan kerja, serta masyarakat sekitar Cisarua. Keduanya dikenal sebagai Bhabinkamtibmas yang aktif di wilayahnya dan berada di garda terdepan saat bencana melanda. Upacara penghormatan dan pemakaman dengan penuh khidmat digelar untuk mengenang jasa mereka sebagai anggota Polri yang wafat dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Peristiwa ini mengingatkan kembali bahwa penanganan bencana tidak hanya berisiko bagi korban yang terdampak, tetapi juga bagi para petugas di lapangan. Selain mempercepat evakuasi dan pencarian korban longsor, pihak berwenang juga diminta meningkatkan pengawasan dan keselamatan lalu lintas di jalur evakuasi, terutama saat jalur tersebut dipadati kendaraan bantuan.
