Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Program MBG Tangerang Selatan Diganti Dengan Beras Mentah: Ini Alasan dan Respons Pihak Terkait
  • Nasional

Program MBG Tangerang Selatan Diganti Dengan Beras Mentah: Ini Alasan dan Respons Pihak Terkait

Tyo 20/06/2025
Program MBG Tangerang Selatan Diganti Dengan Beras Mentah: Ini Alasan dan Respons Pihak Terkait

(Foto : Antara HO/Net)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dikenal memberikan makanan siap santap kepada siswa sekolah dasar di Tangerang Selatan kini menjadi sorotan publik setelah menu MBG diganti dengan beras mentah dan bahan mentah lainnya. Kejadian ini viral di media sosial setelah seorang pengguna membagikan foto paket MBG berisi beras mentah, ikan asin, kacang-kacangan, serta buah jeruk dan pisang yang dikemas untuk kebutuhan lima hari ke depan.

Pemberian beras mentah ini memicu beragam kritik dari warganet yang mempertanyakan efektivitas program yang seharusnya mendukung gizi anak sekolah dengan makanan siap santap, bukan bahan mentah yang harus diolah sendiri. Menanggapi hal ini, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yasmit Ciputat Timur, A.

Basiro, menjelaskan bahwa pemberian beras dalam bentuk mentah merupakan keputusan logistik yang bertujuan menjaga kualitas dan daya simpan bahan makanan agar bisa dibawa pulang dan disimpan lebih lama. Langkah ini juga dianggap sebagai penyesuaian terhadap kondisi sekolah yang sedang libur atau menjalani ujian sehingga siswa tetap menerima manfaat program MBG meski tidak ada kegiatan belajar mengajar secara penuh.

Dilansir dari Kompas.com, kebijakan ini belum menjadi aturan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Pihak BGN menyatakan belum ada kebijakan resmi yang mengatur pemberian MBG dalam bentuk bahan mentah seperti yang dilakukan oleh SPPG Yasmit. Sementara itu, sejumlah anggota DPR menyindir kebijakan ini karena dianggap seperti pembagian sembako, bukan program yang benar-benar mendorong perbaikan gizi anak dengan makanan siap konsumsi.

Program MBG sendiri merupakan program pemerintah yang pada tahun 2025 dialokasikan anggaran besar, dengan tujuan memberikan makanan bergizi kepada siswa sekolah demi mendukung kesehatan dan perkembangan mereka. Namun, perubahan model distribusi MBG menjadi bahan mentah ini menimbulkan perdebatan mengenai efektivitas dan tujuan program tersebut.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan memberikan klarifikasi dan solusi agar program MBG dapat berjalan sesuai tujuan awal, yakni memberikan makanan bergizi yang siap dikonsumsi untuk anak-anak sekolah, bukan hanya bahan mentah yang harus diolah sendiri oleh keluarga siswa.

Tags: Beras Mentah Makan Bergizi Gratis MBG Program Prabowo Gibran

Continue Reading

Previous: Prabowo dan Vladimir Putin Bertemu di St. Petersburg, Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategis
Next: Dedi Mulyadi Sindir Gubernur DKI Jakarta Soal Subsidi Transportasi dan Tanggung Jawab Wilayah Penyangga

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.