Ferrari Car F1 (Foto : Formula 1)
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Ferrari tengah mempersiapkan langkah penting pada musim Formula 1 2025 dengan membawa upgrade suspensi belakang baru yang akan diluncurkan di Grand Prix Belgia mendatang. Suspensi yang diuji dalam sesi syuting di Sirkuit Mugello ini diharapkan dapat mengatasi salah satu kelemahan terbesar mobil SF-25, yakni masalah ride-height yang selama ini sangat mengganggu performa tim.
Dalam sesi pengujian yang dilakukan pada tanggal 16 dan 17 Juli 2025 di Mugello, kedua pembalap utama Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, secara bergantian mengendarai SF-25 dengan pembaruan suspensi belakang tersebut. Loic Serra, direktur teknis Ferrari, turut hadir untuk memantau langsung evaluasi modifikasi ini. “Tujuannya adalah untuk membuat kursi tunggal lebih stabil terhadap perubahan ground clearance dari aspal yang membuat SF-25 sangat kritis dalam batas mengemudi dan sulit untuk disetel,” ungkap laporan Motorsport Indonesia yang juga mengutip pernyataan para insinyur Ferrari.
Suspensi baru ini terutama menampilkan perubahan pada titik pemasangan lengan atas wishbone yang kini dipindahkan lebih rendah pada sambungan ke girboks transmisi, yang berdampak pada peningkatan efek anti-squat. Dengan demikian, dinamika mobil akan lebih stabil sehingga reaksi akibat hilangnya beban aerodinamis secara cepat dapat diminimalisir. Para teknisi Ferrari berharap perubahan ini bisa membantu pembalap dalam menjaga kestabilan mobil dan memperbesar jendela kerja ban Pirelli dalam kondisi kering.
Sebelumnya, Ferrari telah memperkenalkan upgrade signifikan pada bagian lantai mobil di Grand Prix Austria yang memberikan dampak positif dan meningkatkan performa. Kombinasi antara pembaruan suspensi belakang serta lantai yang telah hadir diharapkan bisa memberikan tambahan waktu putaran sekitar sepersepuluh detik, menurut hasil simulasi awal yang dipaparkan tim teknis Ferrari.
Kendati upgrade suspensi ini merupakan langkah maju, ini juga dipastikan menjadi pembaruan besar terakhir Ferrari untuk musim 2025 sebelum fokus beralih ke pengembangan mobil 2026. “Kami punya satu peningkatan yang akan datang di Spa untuk Ferrari, dan setelah itu, itu saja untuk tahun ini. Mereka tidak akan membawa lagi,” jelas David Croft dalam podcast Sky Sports F1 yang dilansir oleh Crash.net.
Ferrari yang saat ini berada di posisi kedua klasemen konstruktor didorong ambisi untuk memperbaiki performa dan meraih kemenangan yang krusial menjelang paruh kedua musim. Suspensi belakang baru ini diharapkan menjadi kunci agar SF-25 dapat lebih kompetitif dan menawarkan pengalaman mengemudi yang lebih konsisten bagi Leclerc dan Hamilton. Dengan data telemetri dan sensasi yang dirasakan langsung di lintasan, Ferrari mencoba membuka babak baru dalam perjuangannya di musim 2025.
