Jensssen Edyth Lim (Foto : Dok. Istimewa)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Siswa SMAK Immanuel Pontianak kembali mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perunggu dalam ajang International Mathematical Olympiad (IMO) ke-66 yang digelar di Sunshine Coast, Queensland, Australia pada Juli 2025. Prestasi ini merupakan bagian dari capaian gemilang pelajar Indonesia yang berhasil membawa pulang empat medali perunggu dari kompetisi bergengsi matematika internasional tersebut.
Janssen Edyth Lim, siswa SMAK Immanuel Pontianak, adalah salah satu peraih medali perunggu bersama tiga siswa lainnya dari berbagai SMA di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa pembinaan yang difasilitasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sangat membantu dalam menghadapi soal-soal sulit di kompetisi. “Dari pembinaan kami memperoleh bekal yang berharga untuk berkompetisi. Saya dan teman-teman berusaha semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama Indonesia,” ujarnya, dikutip dari media Schoolmedia.
Keikutsertaan Janssen dan tim Indonesia dalam IMO 2025 tidaklah mudah. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari 110 negara, sehingga keberhasilan meraih medali membuktikan kemampuan dan ketekunan para siswa dalam menghadapi tantangan tingkat dunia. Nanang Susyanto dari Universitas Gadjah Mada, yang mendampingi delegasi Indonesia, menyatakan bahwa peningkatan total nilai tim Indonesia sebesar 11 poin atau 4,4 persen dibanding tahun sebelumnya menunjukkan progres yang signifikan.
Selain Janssen, medali perunggu juga diraih oleh Raymond Christopher Tanto dari SMAK Kalam Kudus Sukoharjo, Jesreel Hasiholan Sigalingging dari SMAS Kristen 5 BPK Penabur Jakarta, dan Louis Wilson Gunawan dari SMAS 1 Kristen BPK Penabur Jakarta. Sedangkan penghargaan Honorable Mention diberikan kepada Leonardo Valerian dari SMA Darma Yudha Riau dan Danica Odelia dari SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong.
Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi para siswa ini dan menekankan pentingnya pembinaan yang terstruktur untuk mencapai hasil tersebut. “Selamat atas prestasi gemilang yang adik-adik capai. Kami sangat bangga karena perjalanan menuju ajang ini tidak mudah,” ungkapnya sebagaimana dilansir oleh Schoolmedia.
Keberhasilan siswa SMAK Immanuel Pontianak dan rekan-rekan dalam Olimpiade Matematika Dunia 2025 tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa dengan pembinaan tepat dan dukungan berkelanjutan, talenta muda Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di pentas internasional.
