Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • DPRD Kalbar Kawal Pemekaran Sambas Pesisir Agar Tak Berhenti di Tengah Jalan
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Kawal Pemekaran Sambas Pesisir Agar Tak Berhenti di Tengah Jalan

Editor PI 16/04/2026
Screenshot

Screenshot

PONTIANAK INFORMASI – DPRD Kalimantan Barat menegaskan agar usulan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Sambas Pesisir tidak terhambat persoalan administrasi, lemahnya koordinasi, serta belum solidnya dukungan pemerintah daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalbar, Prabasa Anantatur, saat melakukan monitoring pembentukan DOB Kabupaten Sambas Pesisir di Kantor Bupati Sambas, Rabu (15/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Komisi I DPRD Kalbar menekankan pentingnya mengawal proses pemekaran agar tidak terhenti di tengah jalan. Monitoring dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih menjadi kendala dalam pengajuan usulan pemekaran.

Prabasa menegaskan bahwa pembentukan DOB tidak sekadar pemekaran wilayah administratif, melainkan menyangkut harapan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan, khususnya di kawasan pesisir.

Hal senada disampaikan anggota Komisi I DPRD Kalbar, Ishak Ali Al Muthahar. Ia meminta agar seluruh kekurangan, baik administratif maupun teknis, dapat dibuka secara transparan.

Menurutnya, jika usulan pemekaran sebelumnya telah sampai ke tingkat kementerian, maka fokus saat ini adalah melengkapi syarat yang masih kurang, bukan mengulang proses dari awal.

Ishak juga menyoroti lambannya proses pemekaran di Sambas dibandingkan daerah lain. Ia menegaskan agar Sambas tidak diperlakukan berbeda dalam agenda penataan wilayah dan pembangunan daerah.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menghitung kemampuan fiskal daerah induk. Hal ini agar daerah hasil pemekaran nantinya tidak menghadapi persoalan baru sejak awal berdiri.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kalbar, Rasmidi, menegaskan bahwa keberhasilan pembentukan DOB tidak bisa hanya dibebankan kepada panitia. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintah daerah, mulai dari pemerintah kabupaten, DPRD, hingga aparat kecamatan dan desa.

Ia mencontohkan daerah lain yang dinilai lebih siap karena seluruh elemen bergerak bersama. Menurutnya, model tersebut perlu diterapkan agar usulan DOB memiliki kekuatan baik secara administratif maupun politik saat diajukan ke pemerintah pusat.

Rasmidi juga mengingatkan bahwa usulan DOB Sambas Pesisir dan Sambas Utara telah bergulir sejak 2016. Namun, data lama perlu diperbarui karena kondisi daerah telah mengalami banyak perubahan.

Sebagai tindak lanjut, Komisi I DPRD Kalbar berencana mengundang Biro Pemerintahan untuk memaparkan perkembangan terbaru sekaligus memberikan arahan teknis terkait langkah yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Sambas.

DPRD Kalbar menegaskan dukungan terhadap pembentukan DOB tetap ada. Namun, realisasinya sangat bergantung pada kelengkapan administrasi, pembaruan data, kejelasan kemampuan fiskal, serta komitmen penuh dari seluruh unsur pemerintah daerah di Kabupaten Sambas.

Tags: DPRD Kalbar

Continue Reading

Previous: Helikopter PK-CFX Rute Sintang–Pontianak Hilang Kontak di Nanga Taman, Sekadau
Next: Puing Helikopter PK-CFX yang Hilang Kontak Ditemukan di Perbukitan Sekadau

Related Stories

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026

Berita Terbaru

  • Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025 13/05/2026
  • Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari 13/05/2026
  • Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat 13/05/2026
  • Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit 13/05/2026
  • Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China 13/05/2026
  • Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif 13/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026
IMG_4798
  • Lokal
  • News

Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Editor PI 13/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.