Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Demo Iran Mematikan: Korban Tewas Tembus Ribuan Jiwa dalam Kekacauan Politik
  • Internasional

Demo Iran Mematikan: Korban Tewas Tembus Ribuan Jiwa dalam Kekacauan Politik

Tyo 14/01/2026
Demo Iran Mematikan: Korban Tewas Tembus Ribuan Jiwa dalam Kekacauan Politik

Foto: Reuters

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Demonstrasi besar-besaran di Iran yang dimulai sejak akhir Desember 2025 terus bergulir dengan intensitas tinggi, memakan korban jiwa dalam jumlah mencengangkan. Aksi unjuk rasa yang awalnya dipicu oleh krisis ekonomi kini telah berubah menjadi tuntutan perubahan rezim terhadap Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Kekerasan antara demonstran dan aparat keamanan menyebabkan eskalasi yang tragis, dengan laporan terbaru menunjukkan peningkatan signifikan jumlah korban.
​
Dilansir dari CNN Indonesia, kelompok hak asasi manusia berbasis di Amerika Serikat, HRANA, melaporkan bahwa sebanyak 2.403 orang meninggal dunia dalam demonstrasi pada Selasa (13/1/2026), termasuk anak di bawah 18 tahun. Jumlah ini menandai peningkatan dari angka sebelumnya yakni 1.850 korban, menunjukkan betapa ganasnya bentrokan yang terjadi di berbagai kota. HRANA juga mencatat adanya 10.721 penangkapan hingga hari ke-16 protes, disertai pemadaman internet selama lebih dari 100 jam.
​
Protes menyebar ke lebih dari 100 kota dan desa di seluruh provinsi Iran, dengan massa membakar gedung pemerintah, masjid, serta merobek bendera nasional. Di Kota Rasht, Rumah Sakit Poursina kewalahan menangani 70 jenazah korban pada Jumat malam, di mana kamar mayat penuh hingga jenazah ditumpuk di ruang salat. Dilansir dari IB Times, BBC Persia memverifikasi kejadian tersebut, dengan sumber rumah sakit menyatakan, “Banyak yang meninggal… Tembakan langsung ke kepala dan jantung demonstran. Banyak dari mereka bahkan tidak sempat sampai ke rumah sakit.”
​
Pemerintah Iran menyalahkan “teroris” dan pihak asing atas kekacauan ini, dengan tuduhan bahwa Amerika Serikat dan Israel mendukung perusuh bersenjata. Seorang pejabat Iran yang enggan disebut namanya mengonfirmasi sekitar 2.000 orang tewas, sebagian besar akibat penindakan keras aparat. Sementara itu, data HRANA yang dirilis Rabu (14/1/2026) menyebut total korban mencapai 2.571 orang, termasuk 147 individu berafiliasi pemerintah dan 12 anak.

Presiden AS Donald Trump menyatakan pemerintahannya memantau situasi secara ketat. Trump mengatakan pada Minggu (11/1/2026), “Kita akan mengambil keputusan,” sambil mempertimbangkan “opsi yang sangat kuat” terkait peningkatan korban. Pernyataan ini menambah ketegangan internasional di tengah desakan global agar rezim Khamenei menghentikan kekerasan.
​
Korban tidak hanya dari kalangan biasa, tapi juga mencakup mahasiswa dan wasit sepak bola, menurut laporan BBC Indonesia yang menyebut hampir 500 demonstran serta 48 personel keamanan tewas dalam dua pekan. Inflasi tinggi dan depresiasi rial menjadi pemicu awal di Grand Bazaar Teheran, yang kini berubah menjadi gerakan anti-rezim skala nasional.

Tags: Demonstrasi Iran Internasional Iran Koran Demo di Iran Korban Demo

Continue Reading

Previous: Era John Herdman: Agenda Padat Timnas Indonesia Menuju 2026
Next: Overstay Saat Urus Pernikahan, WN Malaysia Dideportasi dari Pontianak dan Dicekal 5 Tahun

Related Stories

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Meet On Friday, Band Metalcore Modern asal Pontianak Rilis Single Pertama ‘Sabda’ 11/08/2026
  • Penjual Jamu Keliling Sarankan Minum Jahe Untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Kabut Asap 11/08/2026
  • Kemarau Panjang Bikin Air PDAM Pontianak Mulai Asin dan Payau, Warga Diimbau Hemat Air 11/08/2026
  • Tak Hanya Sesak Napas, Kabut Asap Karhutla Juga Bisa Bikin Diare Lewat Air Payau 11/08/2026
  • Gubernur Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Naik Status Jadi UIN 11/08/2026
  • Karhutla Hanguskan 28 Ribu Hektare di Kalbar, Gubernur Norsan Minta Semua Pihak Siaga Penuh 11/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

ac50f24a-7f04-4769-a6ec-80464d99ab0d
  • Info
  • Lokal
  • News

Meet On Friday, Band Metalcore Modern asal Pontianak Rilis Single Pertama ‘Sabda’

Editor PI 11/08/2026
IMG_4739
  • Lokal
  • News

Penjual Jamu Keliling Sarankan Minum Jahe Untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Kabut Asap

Editor PI 11/08/2026
B04B8C49-7048-4B50-8527-1E80C64D48F7
  • Lokal
  • News

Kemarau Panjang Bikin Air PDAM Pontianak Mulai Asin dan Payau, Warga Diimbau Hemat Air

Editor PI 11/08/2026
IMG_4767
  • Lokal
  • News

Tak Hanya Sesak Napas, Kabut Asap Karhutla Juga Bisa Bikin Diare Lewat Air Payau

Editor PI 11/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.