Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Misteri Gerak Smartwatch Kopilot Farhan Terjawab, Basarnas Sebut Itu Rekaman Data Lama
  • Nasional

Misteri Gerak Smartwatch Kopilot Farhan Terjawab, Basarnas Sebut Itu Rekaman Data Lama

Tyo 21/01/2026
Misteri Gerak Smartwatch Kopilot Farhan Terjawab, Basarnas Sebut Itu Rekaman Data Lama

Foto: Tribun

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafi’i, akhirnya memberikan klarifikasi terkait data langkah kaki pada smartwatch milik Farhan Gunawan, kopilot pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Maros, Sulawesi Selatan. Setelah dilakukan penelusuran bersama Polda Sulawesi Selatan, terungkap bahwa pergerakan tersebut bukanlah tanda keberadaan korban setelah jatuh, melainkan data aktivitas masa lalu.

“Terkait dengan pergerakan yang dari smartphone, kita sudah dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan. Dan yang bersangkutan sudah dimintai keterangan,” kata Syafi’i di Gedung DPR, Selasa (20/1/2026). Ia menjelaskan lebih lanjut, “Setelah dibuka, bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Jogja. Dan itu sudah diklirkan tadi pagi.”

Pihak keluarga telah menerima penjelasan ini, meski Basarnas tetap menghargai harapan besar mereka agar Farhan ditemukan selamat. Syafi’i menegaskan tim SAR terus bekerja maksimal di lapangan.

“Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu di-broadcast. Mohon doanya saja, kita sudah mengerahkan banyak pesawat, mulai dari pesawat Boeing, ada tiga pesawat helikopter sekarang kita modifikasi cuaca mudah-mudahan cuaca membaik,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak keluarga memantau adanya penambahan langkah kaki melalui ponsel yang terhubung dengan jam tersebut. Pitri Keandedes, kakak dari kekasih Farhan, sempat menyampaikan kecurigaannya.

“Ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan dari pagi jam 6 ada berapa langkah terus ditambah lagi jam 10 sampe malam juga ada,” tutur Pitri. Ia bahkan sempat meminta bantuan tambahan personel, “Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah dan ini hari ketiganya di hutan. Jadi tolong kepada Bapak Prabowo atau siapapun yang bisa ngasih bantuan tolong turunkan tim SAR lebih banyak lagi, Pak.”

Sementara itu, suasana duka menyelimuti ibu Farhan di RSAU dr Dody Sarjoto. Saat dijenguk Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, ia mengenang momen sebelum pesawat hilang kontak.

“Sabtu, (17/1/2026) jam 11.45 Wita sebenarnya landing,” jelasnya. Ia sempat meminta keluarga memeriksa radar, “Saya minta untuk buka radarnya. Ternyata lost kontak memang, hilang. Jadi langsung diarahkan ke bandara.”

Dalam tangisnya, sang ibu memohon bantuan Bupati, “Pak Haji anak ku. Bantu ka pak haji cari anak ku. Masih muda anak ku pak haji.” Irwan pun berusaha menguatkan keluarga dengan berkata, “Turun semua tim untuk mencari. Mudah-mudahan bisa di dapat. Sabar ki.”

Tags: Data Lama Kopilot Farhan Misteri Smartwatch Smartwatch Kopilot ATR

Continue Reading

Previous: Prabowo Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Pimpinan Universitas Top Inggris di London
Next: Modus Produk Kelapa, Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 58 Ton Rotan ke Tiongkok

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP 01/05/2026
  • KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang 01/05/2026
  • Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026 01/05/2026
  • Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur 01/05/2026
  • May Day 2026, Gubernur Ria Norsan Tekankan Hubungan Harmonis Pekerja dan Pengusaha 01/05/2026
  • KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan Penyakit dengan Olahraga 30/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Screenshot
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Sebut Pengangguran di Kalbar Menurun, Meski Investasi Belum Maksimal Serap Tenaga KerjaP

Editor PI 01/05/2026
IMG_3487
  • Lokal
  • News

KSBSI Soroti Nasib Buruh Kalbar: Minim Perlindungan, Penegakan Hukum Dinilai Timpang

Editor PI 01/05/2026
IMG_3504
  • Lokal
  • News

Petani di Ketapang Desak Pemda Cabut Izin PT Mayawana Persada di Momen May Day 2026

Editor PI 01/05/2026
IMG_3532
  • Lokal
  • News

Buruh di Kalbar Gelar Aksi May Day di Kantor Gubernur

Editor PI 01/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.