PONTIANAK INFORMASI – Ketua BEM Politeknik Negeri Pontianak (Polnep), Muhammad Iqbal, yang juga merupakan mahasiswa asal Kabupaten Mempawah, menyampaikan pandangannya terkait rencana pembangunan Pendopo Bupati Mempawah dengan nilai 15 miliar rupiah yang telah menjadi pembahasan publik beberapa waktu terakhir.
Ia mengatakan bahwa pembangunan tersebut sebenarnya sah-sah saja asal dikaji terlebih dahulu skala prioritas pembangunan. Menurutnya hal itu penting, agar kedepannya pembangunan dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran dengan dana yang ada.
“Memang harus diperhatikan terlebih dahulu, dianalisis terlebih dahulu apa yang menjadi urgensi di Kabupaten Mempawah, misalnya seperti dari segi pendidikan, pembangunan infrastruktur, tentunya harus di Planning,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (04/03/2026).
Menurutnya pendidikan di Kabupaten Mempawah haruslah menjadi skala prioritas pertama, meskipun disana sudah terdapat Sekolah Garuda yang merupakan program pemerintah.
“Menurut saya pembangunan sekolah sebagai sarana pendidikan merupakan prioritas pertama bagi masyarakat, meskipun saat ini ada Sekolah Garuda,” tambahnya.
Selain itu, Iqbal mengatakan bahwa rencana pembangunan pendopo bupati yang akan dibangun dengan ikonik merupakan ide yang bagus asal dengan catatan tidak melupakan bangunan asli budaya Mempawah.
“Kalau bicara tentang ikonik, tentu itu ikonik cuma dengan catatan tidak melupakan budaya Kabupaten Mempawah yang pada hakikatnya kita juga harus menghargai budaya yang ada di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa Mempawah masih memiliki rumah-rumah budaya yang lama yang seharusnya bisa di revitilisasi.
“di Kabupaten Mempawah itu terdqpat rumah-rumah budaya yang lama, yang bisa direvitilasi sebagai upaya menghidupkannya lagi,” pungkasnya.
