PONTIANAK INFORMASI – Bupati sekaligus Ketua Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kubu Raya Sujiwo menyatakan dukungan penuhnya terhadap kepengurusan baru Perbakin Kubu Raya. Ia, menegaskan tidak bersedia didaulat kembali sebagai ketua. Namun, ia memastikan mendukung Perbakin Kubu Raya di bawah kepemimpinan yang baru.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke-3 Pengurus Perbakin Kubu Raya Periode 2026-2030 di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (7/4/2026).
“Yang penting pengurusnya mau betul-betul mengurus secara serius. Saya akan back up walaupun saya tidak menjadi ketua. Saya tidak bersedia didaulat lagi, tapi pasti akan saya back up. Hidup saya ini untuk olahraga, apalagi menembak juga salah satu hobi saya. Siapa pun nanti yang jadi ketua, akan saya support,” tegas Sujiwo
Sujiwo menyampaikan apresiasi kepada pengurus yang telah menyiapkan kegiatan Musyawarah Kabupaten. Dirinya berharap kepengurusan baru yang akan dipilih dalam forum musyawarah dapat memberikan kinerja yang terbaik.
“Pesan dan harapan saya selaku bupati dan juga sebagai ketua Perbakin yang demisioner, pilih ketua yang betul-betul mumpuni, kepengurusan yang betul-betul mumpuni. Kepengurusan yang lalu itu banyak yang tidak aktif. Hanya satu-dua orang saja yang aktif ketika ada kegiatan,” ungkap Sujiwo.
Tak ingin memimpin lagi Perbakin dan sejumlah organisasi lainnya, Sujiwo mengaku dirinya harus fokus pada tugas sebagai kepala daerah.
“Saya menyadari dari mulai menjabat wakil bupati yang hari-hari saya di lapangan, apalagi sekarang terpilih menjadi bupati, saya ingin totalitas. Banyak organisasi yang saya undurkan diri sekaligus untuk kaderisasi. Bukan menghindar, tetapi saya ingin betul-betul fokus pada pengabdian sebagai kepala daerah. PR ke depan ada bentangan persoalan yang maha dahsyat yang harus saya dan Pak Wabup selesaikan,” tuturnya.
Sujiwo mengaku khawatir jika sebagai pengurus dirinya tidak punya waktu, maka organisasi akan menjadi korban.
“Saya khawatir ketika pengurusnya tidak punya waktu, akhirnya (organisasi) terbengkalai. Saya tidak mau ngurus suatu organisasi yang akhirnya terbengkalai. Momen Muskab ini adalah waktu yang tepat untuk mencari pengurus baru. Saya akan memberikan support secara total,” ucapnya.
Lebih lanjut Sujiwo menyebut Kubu Raya adalah gudang atlet menembak. Sebab, di Kubu Raya terdapat cukup banyak fasilitas lapangan menembak.
“Kita ada Kodam, Lanud, Yonko Batalion Komando, Denhanud, Yonpor, Yon TP, sekolah-sekolah, dan bibit atlet anak-anak muda. Ini potensi yang harus kita gali. Lapangan tembak paling banyak juga di Kubu Raya, hampir semua batalion ada. Potensinya cukup baik,” paparnya.
