Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia saat memberikan keterangan kepada awak media dalam kegiatan silaturahmi dengan pengurus DPD I Partai Golkar Aceh, di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Rahmat Fajri
JAKARTA — Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta seluruh kader Golkar di Maluku Tenggara tetap menjaga situasi kondusif usai penikaman terhadap Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei, yang berujung meninggal dunia.
“Saya berharap kepada seluruh jajaran Partai Golkar, terutama di Maluku Tenggara dapat tetap mengendalikan diri,” kata Doli di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.
Ia mengimbau kader untuk tidak terpancing emosi dan turut membantu mendinginkan situasi di tengah masyarakat, sembari mengawal proses hukum agar berjalan dengan baik dan transparan.
Doli mengaku terkejut dan menyayangkan peristiwa tersebut. Menurutnya, di tengah kemajuan bangsa, setiap persoalan seharusnya dapat diselesaikan melalui dialog dan pendekatan yang lebih bijak.
“Saya berharap ini tidak ada kaitannya dengan urusan politik, apalagi Golkar. Dan kalau ini pun urusannya pribadi, saya berharap keluarga juga tidak merespons dengan pendekatan yang sama,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Doli menambahkan, pihaknya bersyukur pelaku telah berhasil diamankan.
“Atas nama keluarga besar Partai Golkar, kami turut berduka dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan,” katanya.
Sebelumnya, Agrapinus Rumatora ditikam oleh orang tak dikenal di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.25 WIT, saat korban baru tiba dari Jakarta.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sekitar pukul 12.00 WIT, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius. Polisi kemudian berhasil menangkap dua orang terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) sekitar dua jam setelah kejadian.
