PONTIANAK INFORMASI – Viral di media sosial, cuplikan video kompetisi Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kalimantan Barat menuai sorotan.
Usai munculnya permohonan konfirmasi dan klarifikasi dari akun instagram @smansaptk.informasi terkait penilaian dewan juri terhadap jawaban peserta, yang dinilai tidak objektif meski memiliki substansi jawaban serupa.
Pihak sekolah meminta klarifikasi resmi terkait keputusan juri yang dinilai merugikan tim mereka dalam babak penentuan. Permintaan tersebut disampaikan setelah meninjau tayangan video perlombaan.
Berdasarkan hasil evaluasi internal, SMAN 1 Pontianak menilai jawaban yang disampaikan tim mereka memiliki substansi yang sama dengan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Namun, jawaban Tim SMAN 1 Pontianak justru dinilai kurang tepat dan mendapat pengurangan poin. Sementara pada pertanyaan serupa, Tim SMAN 1 Sambas memperoleh tambahan nilai yang kemudian mengantarkan mereka menjadi juara dan mewakili Kalimantan Barat ke tingkat nasional.
LCC 4 Pilar merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia untuk menguji pemahaman pelajar mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
SMAN 1 Pontianak meminta panitia dan dewan juri memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan terkait dasar penilaian yang digunakan. Selain itu, pihak sekolah juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh agar integritas dan kredibilitas pelaksanaan lomba tetap terjaga pada masa mendatang.
