Presiden Prabowo Berpidato Disidang PBB (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan menyatakan bahwa pemerintah akan mengejar harta hasil korupsi yang disembunyikan para pejabat, bahkan hingga ke tempat-tempat tersembunyi seperti bunker bawah tanah.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI ke-19, Rabu (20/5), saat membahas arah kebijakan negara dan pemberantasan praktik korupsi di Indonesia.
Prabowo menyebut perkembangan teknologi saat ini memungkinkan pemerintah untuk melacak aset yang disembunyikan, termasuk menggunakan sistem radar dan teknologi pertahanan modern.
“Saya sedih kalau sekarang pejabat masih coba korupsi… nanti kita ketemu juga kekayaanmu,” ujar Prabowo.
Ia juga menegaskan pemerintah akan memanfaatkan teknologi canggih yang sebelumnya digunakan di bidang pertahanan untuk mendeteksi keberadaan fasilitas tersembunyi yang diduga digunakan untuk menyimpan hasil korupsi.
Menurut Prabowo, tindakan korupsi di era saat ini lebih mudah terdeteksi karena kemajuan teknologi pengawasan dan penegakan hukum. Ia memperingatkan bahwa siapa pun yang melakukan penyimpangan akan segera terungkap.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti dugaan adanya oknum aparat yang menjadi pelindung praktik korupsi. Ia mengingatkan agar institusi seperti TNI dan Polri tidak dicemarkan oleh tindakan segelintir oknum.
“Saya enggak ragu-ragu, jangan mencemarkan TNI dan Polri,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari penegasan sikap pemerintah terhadap pemberantasan korupsi dan penguatan integritas aparat negara di tengah upaya reformasi tata kelola pemerintahan.
