Sumber : PIFA/Iyan
PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, Kubu Raya – Universitas Tanjungpura (Untan) resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 pada Kamis (7/8), setelah berlangsung sejak 4 Agustus lalu. Kegiatan ini diikuti sekitar 7.290 mahasiswa baru dari sembilan fakultas di lingkungan Untan.
Upacara pembukaan dilaksanakan pada 4 Agustus dan dipimpin langsung oleh Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, M.Si. Selama empat hari, PKKMB dilaksanakan secara serentak di Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kehutanan, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Hukum.
Setiap fakultas menghadirkan narasumber kompeten yang membawakan materi terkait perkembangan Industri 4.0 dan Society 5.0, etika akademik, hingga strategi belajar efektif. Selain sesi materi, mahasiswa juga mengikuti ice-breaking dan kegiatan outbound untuk mempererat kebersamaan.
Ketua PKKMB Untan 2025, Ikhwan Ruslianto, S.Kom., M.Cs., yang juga Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada pimpinan fakultas dan seluruh panitia yang telah menyukseskan PKKMB. Saya berharap momen ini menanamkan semangat kebersamaan dan inovasi bagi mahasiswa baru,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari dekan dan wakil dekan masing-masing fakultas yang memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, nyaman, dan berkesan.
Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, M.Si., menegaskan bahwa PKKMB menjadi pintu awal pembentukan karakter mahasiswa.
“PKKMB adalah gerbang pertama bagi mahasiswa baru. Semoga nilai kolaborasi, kedisiplinan, dan rasa ingin tahu yang kita kembangkan selama kegiatan ini terus menginspirasi perjalanan akademik di Untan,” tuturnya.
Penutupan PKKMB 2025 menjadi penegasan komitmen Untan dalam mempersiapkan mahasiswa baru agar siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi sekaligus memanfaatkan peluang di era digital.
