Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Lokal
  • Bela UMKM, Bupati Sujiwo Ancam Bongkar Paksa Bangunan yang Melanggar GSB di Serdam
  • Kubu Raya
  • Lokal

Bela UMKM, Bupati Sujiwo Ancam Bongkar Paksa Bangunan yang Melanggar GSB di Serdam

Tyo 23/12/2025
Bela UMKM, Bupati Sujiwo Ancam Bongkar Paksa Bangunan yang Melanggar GSB di Serdam

Foto: Prokopim Kubu Raya

PONTIANAK INFORMASI, Lokal – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menunjukkan sikap tidak kompromi terhadap pelanggaran aturan tata ruang. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengambil langkah hukum tegas terhadap salah satu tempat usaha di kawasan Sungai Raya Dalam yang terbukti melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan ketentuan tinggi bangunan. Melalui Satpol PP, pemerintah telah melayangkan Surat Peringatan (SP) pertama.

Ketegasan ini disampaikan langsung oleh Sujiwo saat meninjau lokasi Daya Motor II (GT Radial) di Jalan Sungai Raya Dalam pada Senin (22/12/2025). Ia memastikan proses penertiban akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Hari ini SP1 kita terbitkan. Satu minggu SP2. Tiga hari kemudian SP3. Kalau tetap tidak dibongkar, pemerintah yang akan membongkar,” tegas Sujiwo.

Persoalan ini memuncak karena adanya pembatalan kesepakatan sepihak oleh pengelola usaha. Awalnya, Bupati memberikan kebijakan khusus atau diskresi agar bangunan tersebut tidak langsung ditertibkan, asalkan mereka bersedia berbagi ruang dengan pelaku UMKM kuliner pada malam hari. Namun, sehari setelah peresmian Pusat Kuliner Kalbar oleh Wakil Gubernur pada Sabtu (20/12/2025), pihak pengelola justru melarang pedagang berjualan.

“Harapan warga untuk mencari nafkah di ruang publik buyar seketika,” sesal Sujiwo. “Publik harus tahu mana pengusaha yang punya hati nurani dan mana yang tidak,” lanjutnya menegaskan.

Sujiwo mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebenarnya sudah mengupayakan jalur persuasif melalui pertemuan dan surat imbauan resmi. Ia merasa sangat kecewa ketika melihat para pedagang kecil yang sudah siap berjualan justru diusir di lapangan.

“Kenyataan di lapangan berbicara lain. Pelaku UMKM justru diadang penanggung jawab lapangan (Daya Motor) dan dilarang berjualan. UMKM sudah masak, sudah datang, tapi ditolak. Itu yang membuat saya sedih sekaligus marah,” ucap Sujiwo.

Bupati menilai sikap tersebut mencerminkan hilangnya rasa empati dunia usaha terhadap masyarakat sekitar. Padahal, toleransi yang diberikan pemerintah selama ini dimaksudkan untuk menjaga hubungan kemitraan yang baik, namun niat baik tersebut justru disalahgunakan.

“Padahal pemerintah daerah telah bersikap sangat toleran, bahkan sempat menahan langkah penertiban demi menjaga kemitraan dengan dunia usaha. Saya buat diskresi, tidak langsung membongkar. Saya pikir mereka punya iktikad baik. Tapi ternyata saya keliru,” katanya menyayangkan.

Melihat kondisi tersebut, Sujiwo menyatakan tidak akan ada lagi ruang negosiasi terkait pelanggaran hukum bangunan tersebut. Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan alat berat untuk merobohkan bagian bangunan yang menyalahi aturan jika pemiliknya tidak segera melakukan pembongkaran mandiri.

“Daripada nanti alat berat saya gerakkan, lebih baik dibongkar secara baik-baik,” ucapnya mengingatkan.

Sebagai penutup, Sujiwo memberikan pesan mendalam kepada para pelaku usaha agar tidak hanya mengejar profit semata, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan. Ia menegaskan komitmennya untuk berdiri di pihak rakyat kecil dan memastikan ruang publik di kawasan tersebut tetap bisa digunakan untuk aktivitas ekonomi warga.

“Kalau untuk urusan rakyat, saya tidak akan pernah ragu. Dunia usaha jangan pelit pada masyarakat di sekitarnya. Saya memastikan bahwa kawasan ini merupakan ruang publik yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan aktivitas jual beli tetap difasilitasi” tuturnya. “Ibu-ibu atau para pedagang UMKM mohon bersabar. Karena ini ruang publik, ruangnya rakyat, jadi nanti malam silakan berjualan di sini,” pesannya.

Tags: Bela UMKM Bupati Sujiwo Kubu Raya Sungai Raya Dalam UMKM Kubu Raya

Continue Reading

Previous: Pemkab Kubu Raya Klarifikasi Klaim Lahan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Punggur Besar
Next: DPR Usulkan Anggaran MBG Libur Sekolah Dialihkan untuk Penanganan Banjir Sumatra

Related Stories

IMG_5130
  • Lokal
  • News

Masa Jabatan Ketua MABT Pontianak Berakhir, MABT Indonesia Siapkan Plt Jelang Imlek dan Cap Go Meh

Lyd 10/02/2026
IMG_5246
  • Lokal
  • News

Kepengurusan MABT Indonesia Siap Dilantik, Komitmen Bangun Persatuan dan Budaya di Kalbar

Lyd 09/02/2026
Foto : Istimewa
  • Lokal

Naga Liong 52 Meter Bertajuk “Naga Merah Putih Nusantara” Siap Meriahkan Imlek dan Cap Go Meh 2026

Muhammad Iqbal 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Masa Jabatan Ketua MABT Pontianak Berakhir, MABT Indonesia Siapkan Plt Jelang Imlek dan Cap Go Meh 10/02/2026
  • Kepengurusan MABT Indonesia Siap Dilantik, Komitmen Bangun Persatuan dan Budaya di Kalbar 09/02/2026
  • Perahu Sound Horeg Nyaris Bencana saat Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban 1 Ton 09/02/2026
  • Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan 09/02/2026
  • Dua Anak Tewas Tenggelam di Kolam Pemandian Lembah Batang Mangkisi, Orang Tua Hanya Lima Menit Tinggalkan Anak Ambil Pelampung 09/02/2026
  • Selebgram Alami Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi, Mobil Ringsek Parah 09/02/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_5130
  • Lokal
  • News

Masa Jabatan Ketua MABT Pontianak Berakhir, MABT Indonesia Siapkan Plt Jelang Imlek dan Cap Go Meh

Lyd 10/02/2026
IMG_5246
  • Lokal
  • News

Kepengurusan MABT Indonesia Siap Dilantik, Komitmen Bangun Persatuan dan Budaya di Kalbar

Lyd 09/02/2026
Perahu Sound Horeg Nyaris Bencana saat Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban 1 Ton
  • Nasional

Perahu Sound Horeg Nyaris Bencana saat Nyadran di Sidoarjo, Tak Mampu Tahan Beban 1 Ton

Tyo 09/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.