PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Kompetisi Proliga 2026 resmi bergulir di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Kamis (8/1) WIB. Dua tim unggulan, Bhayangkara Presisi dan Jakarta Popsivo Polwan, sama-sama mengawali langkah dengan hasil meyakinkan atas Medan Falcons Tirta Bhagasasi.
Bertindak sebagai juara bertahan, Bhayangkara Presisi tampil solid saat menghadapi Medan Falcons pada laga malam hari. Tim besutan Reidel Toiran itu menyudahi pertandingan dengan kemenangan tiga set langsung, 3-0 (25-23, 25-19, 25-21).
Bhayangkara membuka laga dengan tempo agresif. Hernanda Zulfi mencatatkan poin pertama lewat serangan quick yang membawa timnya unggul di awal set. Dominasi Bhayangkara sempat terlihat saat mereka memimpin hingga selisih lima poin pada pertengahan set pertama.
Namun, Medan Falcons tidak tinggal diam. Liosbel Mendez dan Luvi Febrian menjadi motor kebangkitan tim asal Sumatra Utara tersebut. Rangkaian poin yang mereka ciptakan mampu menyamakan kedudukan menjadi 17-17 dan membuat laga berjalan ketat.
Pada momen krusial, pengalaman Bhayangkara berbicara. Rendy Tamamilang dan rekan-rekan mampu menjaga konsistensi permainan hingga menutup set pertama dengan keunggulan 25-23. Dua set berikutnya berjalan dengan pola serupa, di mana Bhayangkara tetap mengendalikan permainan hingga memastikan kemenangan tanpa kehilangan set.
Sementara itu, pada laga pembuka sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan menunjukkan performa dominan saat berhadapan dengan Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Popsivo mengamankan kemenangan 3-0 dengan skor 25-20, 25-19, dan 25-14.
Gendis Azzahra menjadi pencetak poin pertama Proliga 2026 sekaligus mengawali dominasi Popsivo sejak awal laga. Meski Medan Falcons sempat memberikan perlawanan melalui Bethania de la Cruz dan Pascalina Mahuze, Popsivo tetap mampu menjaga jarak poin.
Spike keras Pascalina Mahuze sempat memperkecil ketertinggalan Medan Falcons pada set pertama. Namun, anak asuh Marcos Sugiyama tampil lebih stabil dan menutup set pembuka dengan keunggulan 25-20. Pada dua set selanjutnya, Popsivo semakin sulit dibendung dan memastikan kemenangan meyakinkan.
Hasil ini menempatkan Bhayangkara Presisi dan Jakarta Popsivo Polwan pada posisi positif di awal kompetisi, sekaligus menegaskan ambisi keduanya untuk kembali bersaing di papan atas Proliga 2026.
Kompetisi Proliga 2026 resmi bergulir di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Kamis (8/1) WIB. Dua tim unggulan, Bhayangkara Presisi dan Jakarta Popsivo Polwan, sama-sama mengawali langkah dengan hasil meyakinkan atas Medan Falcons Tirta Bhagasasi.
Bertindak sebagai juara bertahan, Bhayangkara Presisi tampil solid saat menghadapi Medan Falcons pada laga malam hari. Tim besutan Reidel Toiran itu menyudahi pertandingan dengan kemenangan tiga set langsung, 3-0 (25-23, 25-19, 25-21).
Bhayangkara membuka laga dengan tempo agresif. Hernanda Zulfi mencatatkan poin pertama lewat serangan quick yang membawa timnya unggul di awal set. Dominasi Bhayangkara sempat terlihat saat mereka memimpin hingga selisih lima poin pada pertengahan set pertama.
Namun, Medan Falcons tidak tinggal diam. Liosbel Mendez dan Luvi Febrian menjadi motor kebangkitan tim asal Sumatra Utara tersebut. Rangkaian poin yang mereka ciptakan mampu menyamakan kedudukan menjadi 17-17 dan membuat laga berjalan ketat.
Pada momen krusial, pengalaman Bhayangkara berbicara. Rendy Tamamilang dan rekan-rekan mampu menjaga konsistensi permainan hingga menutup set pertama dengan keunggulan 25-23. Dua set berikutnya berjalan dengan pola serupa, di mana Bhayangkara tetap mengendalikan permainan hingga memastikan kemenangan tanpa kehilangan set.
Sementara itu, pada laga pembuka sektor putri, Jakarta Popsivo Polwan menunjukkan performa dominan saat berhadapan dengan Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Popsivo mengamankan kemenangan 3-0 dengan skor 25-20, 25-19, dan 25-14.
Gendis Azzahra menjadi pencetak poin pertama Proliga 2026 sekaligus mengawali dominasi Popsivo sejak awal laga. Meski Medan Falcons sempat memberikan perlawanan melalui Bethania de la Cruz dan Pascalina Mahuze, Popsivo tetap mampu menjaga jarak poin.
Spike keras Pascalina Mahuze sempat memperkecil ketertinggalan Medan Falcons pada set pertama. Namun, anak asuh Marcos Sugiyama tampil lebih stabil dan menutup set pembuka dengan keunggulan 25-20. Pada dua set selanjutnya, Popsivo semakin sulit dibendung dan memastikan kemenangan meyakinkan.
Hasil ini menempatkan Bhayangkara Presisi dan Jakarta Popsivo Polwan pada posisi positif di awal kompetisi, sekaligus menegaskan ambisi keduanya untuk kembali bersaing di papan atas Proliga 2026.
