Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pedagang Warung Nasi di Desa Jawa Tengah Temukan Bayi Dibuang Dalam Kardus, Ini Kronologinya
  • Lokal
  • News

Pedagang Warung Nasi di Desa Jawa Tengah Temukan Bayi Dibuang Dalam Kardus, Ini Kronologinya

Redaksi PI 28/10/2022
B9E7C85D-44F4-4790-9FAD-F69D9F590924

PONTIANAK INFORMASI, PONTIANAK – Minah (30) warga Dusun Karya I Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya menemukan kardus mencurigakan diatas meja warung nasinya pada saat mematikan lampu, Jumat (28/10/22) sekira pukul 05.10 Wib.

Saat mendekati kardus yang keadaanya sudah terbuka, Minah kaget ternyata isi di dalam kardus tersebut adalah seorang bayi perempuan dalam keadaan hidup yang diselimuti kain hijau dan tali pusatnya belum terpotong.

“ Saat itu, saya mau mematikan lampu di warung saya, dan pada saat itu saya mencurigai kardus yang terletak di atas meja warung, setelah saya mendekatinya dan melihat di dalam kardus, ternyata ada bayi perempuan yang masih hidup yang diselimuti kain berwarna hijau serta tali pusatnya yang belum dipotong, ujar Minah Pedagang Warung Nasi.

Sontak Aminah langsung mengamankan bayi tersebut ke rumahnya, selanjutnya membawa bayi perempuan itu ke Puskesmas sungai ambawang untuk dilakukan tindakan medis.

“ Saya langsung ambil bayinya dan saya bawa pulang untuk menambah kain, selanjutnya saya langsung ke Puskesmas Sungai Ambawang untuk dilakukan tindakan medis dan saya meminta kepada perawat untuk menghubungi pihak kepolisian, jelasnya.

Dirinya mengatakan, “ Sangat tega orang tua yang membuang bayinya sendiri, bayi tidak memikul dosa, bayi tidak mengetahui apa-apa, dan perkiraan saya bayi ini baru dilahirkan karena tali pusatnya masih ada sisa darah, ungkapnya.

“ Setelah mendapatkan laporan dari warga, saya bersama personil segera mendatangi lokasi penemuan bayi tersebut. Setelah itu kami langsung ke Puskesmas Sungai Ambawang untuk keselamatan bayi tersebut, kata Kasat Reskrim IPTU Teuku Rivanda Ikhsan, S.T.K, S.I.K.

“ Keadaan Bayi perempuan tersebut masih dalam perawatan medis, dan ari-arinya masih menempel, untuk berat bayinya diperkirakan sekitar 3 kilogram, dengan kejadian tersebut kami bersama Polsek Ambawang langsung membentuk Tim untuk melakukan Penyelidikan, tambahnya.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya AIPDA Ade membenarkan penemuan Bayi berkelamin perempuan tersebut, dan kejadian tersebut sudah diketahui Rt setempat dan Pihak Kepolisian Polsek Ambawang.

“ Bayi perempuan tersebut ditemukan Aminah di dalam Kardus indomie yang diletakkan diatas meja warung nasinya, diketahui Minah pada saat ia akan mematikan lampu warungnya pada Jumaat (28/10/22) sekira Pukul 05.10 Wib, kata Ade.

Saat ini Bayi tersebut mendapatkan perawatan di Puskesmas Sungai Ambawang, terang Ade.

Polres Kubu Raya dalam hal ini melakukan Penyelidikan dengan dibantu warga setempat untuk mencari orang tua yang tega membuang darah daginya sendiri, dalam hal ini Polres kubu Raya sudah mendapatkan 2 kasus penemuan bayi di wilayah hukumnya.

“ Kami upayakan untuk mengungkap kasus ini, dan mohon bantuan dari warga masyarakat yang mengetahuinya untuk memberikan info kepada kami, pinta Ade. (RS)

Tags: Polres Kubu Raya

Continue Reading

Previous: 94 Tahun Sumpah Pemuda, Bahasan Ajak Pemuda Berkontribusi
Next: Harris Hotel Pontianak Lauching menu Family Style package

Related Stories

IMG_1178
  • Lokal
  • News

Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional

Editor PI 16/07/2026
IMG_1168
  • News

Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan

Editor PI 16/07/2026
IMG_1171
  • News

Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar

Editor PI 16/07/2026

Berita Terbaru

  • Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional 16/07/2026
  • Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan 16/07/2026
  • Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar 16/07/2026
  • Tiket Pesawat Naik, Penumpang Kapal Pelni Pontianak Melonjak saat Libur Sekolah 16/07/2026
  • Hari Kedua Pencarian, Bocah 10 Tahun yang Jatuh ke Sungai Landak Ditemukan Tak Bernyawa 16/07/2026
  • Musim Buah Bikin Sampah di Pontianak Naik 20 Persen, DLH Tambah Armada Angkut 16/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_1178
  • Lokal
  • News

Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional

Editor PI 16/07/2026
IMG_1168
  • News

Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan

Editor PI 16/07/2026
IMG_1171
  • News

Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar

Editor PI 16/07/2026
IMG_1132
  • Lokal
  • News

Tiket Pesawat Naik, Penumpang Kapal Pelni Pontianak Melonjak saat Libur Sekolah

Editor PI 16/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.