Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pemprov Kalbar Fokus Turunkan Stunting di Perbatasan
  • Lokal
  • News

Pemprov Kalbar Fokus Turunkan Stunting di Perbatasan

Editor PI 23/01/2024
Pemprov Kalbar

Paparan data stunting di Kalbar. (Dok. Istimewa)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Pj Gubernur Kalbar Harisson, bersama Danrem 121/AWB, Brigjen TNI Lukman Arief dan jajaran, melaksanakan rapat koordinasi program pembangunan perbatasan Provinsi Kalbar, di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar, Senin (22/1/2024).

Program ini terfokus pada pengentasan stunting dan pendidikan di wilayah perbatasan. Saat ini, stunting masih menjadi isu prioritas nasional dengan target penurunan prevalensi stunting yakni 14% persen di tahun 2024.

Di Kalbar, berdasarkan data SSGI pada tahun 2022 menunjukkan angka prevalensi stunting sebesar 27,8 persen dan berdasarkan data SIGIZI TERPADU Tahun 2023 dari 115.524 Balita yang diukur, 17.900 (15,49%) mengalami stunting.

“Capaian ini sudah melebihi target provinsi yakni 16%, namun kita tidak boleh lengah. Intervensi program dan kegiatan penurunan angka stunting harus tetap dijalankan secara berkelanjutan,” ucap Harisson.

Dalam rangka pencegahan dan penurunan angka kasus stunting, Harisson mengharapkan komitmen dari seluruh jajaran TNI yang merupakan lembaga dengan potensi dan kekuatan besar dalam membantu pemerintah dalam upaya percepatan dan penurunan stunting.

Diantaranya mempunyai sarana pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, jajaran anggota sampai di tingkat desa, serta memiliki kemampuan melakukan koordinasi dan kolaborasi dan penggerakan masyarakat.

Kata Harisson, salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah perbaikan sanitasi lingkungan dan penyediaan air bersih. Berdasarkan pelaporan di E-Monev STBM Kalbar, menunjukkan bahwa dari 1.417.465 KK, baru 829.410 KK atau 58,51% keluarga yang memiliki Jamban Sehat Permanen ( layak).

Dari 2140 desa dilaporkan 1644 desa (76,82 %) yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), sementara itu baru 22,94 % desa atau hanya 491 desa yang sudah terdata sebagai desa yang Stop Buang Air Besar Sembarangan (Desa Stop BABS/ Desa ODF), hal ini menunjukkan masalah sanitasi lingkungan masih menjadi masalah yang besar di Kalimantan Barat.

“Bahkan juga bekerjasama dengan badan usaha dan para pelaku usaha untuk bersama-sama berupaya menekan angka stunting. Dengan begitu, harapan kita bersama untuk menurunkan angka prevalensi stunting dapat terwujud sesuai target provinsi,” jelasnya.

Tentunya peran anggota TNI memiliki potensi besar di bidang pengamanan perbatasan negara, menaikkan taraf pendidikan, peningkatan pemberdayaan masyarakat hingga turut aktif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting.

“Semoga kerja sama dan sinergi yang sangat baik selama ini antara Pemprov dengan Korem 121/ABW dapat terus dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan lebih baik lagi,” harap Harisson.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Kalbar itu juga menyampaikan bahwa upaya penurunan stunting ini terus dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK dari tingkat provinsi sampai ke tingkat desa.

“Kader PKK juga dapat menggandeng organisasi persatuan istri Forkopimda (Sinita Penjaga Ibu Jari) seperti Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, Dharma Pertiwi, dan lainnya,” timpal Harisson.

Seperti diketahui bersama, Kalbar merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain. Adapun panjang perbatasan yakni 972,95 km yang Meliputi 5 kabupaten yakni Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang dan Kapuas Hulu. 14 Kecamatan; 166 Desa. Jalan paralel perbatasan sepanjang 811,32 Km² (607,81 Km² jalan non nasional; 203,51 Km² jalan nasional).

Kalbar memiliki PLBN Aruk, PLBN Entikong, PLBN Badau dan PLBN Jagoi Babang yang saat ini menunggu untuk diresmikan oleh presiden. Pemprov Kalbar mengharapkan pembangunan PLBN type C di Temajuk (Kabupaten Sambas), mengingat pihak Malaysia sudah membangun Pos Kawalan Sempadan di Telok Melano (counterpart Temajuk) dan potensi pariwisata di kawasan Paloh dan Aruk. Dan di dalam revisi RTRWP sudah diusulkan Temajuk masuk sebagai PKSN.

Sebagai informasi, berdasarkan Indeks Desa Membangun Tahun 2023, sudah 877 desa di Kalbar ini yang berstatus Desa Mandiri dan untuk wilayah perbatasan di 5 kabupaten sudah tidak ada lagi Desa Tertinggal. (ap)

Tags: Kalbar Kesehatan Pemprov Kalbar Pontianak

Continue Reading

Previous: Dukung Transformasi RSUD Kubu Raya Jadi Smart Hospital, Muda Mahendrawan Tekankan Pentingnya Semangat Juang, Kolaborasi dan Soft Skill
Next: Segudang Inovasi di Pontianak Timur Solusi Tekan Stunting

Related Stories

IMG_1178
  • Lokal
  • News

Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional

Editor PI 16/07/2026
IMG_1168
  • News

Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan

Editor PI 16/07/2026
IMG_1171
  • News

Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar

Editor PI 16/07/2026

Berita Terbaru

  • Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional 16/07/2026
  • Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan 16/07/2026
  • Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar 16/07/2026
  • Tiket Pesawat Naik, Penumpang Kapal Pelni Pontianak Melonjak saat Libur Sekolah 16/07/2026
  • Hari Kedua Pencarian, Bocah 10 Tahun yang Jatuh ke Sungai Landak Ditemukan Tak Bernyawa 16/07/2026
  • Musim Buah Bikin Sampah di Pontianak Naik 20 Persen, DLH Tambah Armada Angkut 16/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_1178
  • Lokal
  • News

Syarif Abdullah: Tol Pontianak-Kijing Bukan Dicoret dari PSN, Memang Belum Masuk Daftar Proyek Nasional

Editor PI 16/07/2026
IMG_1168
  • News

Banggar DPR RI Serap Keluhan Pemda di Kalbar, DBH hingga Gaji Pegawai Jadi Sorotan

Editor PI 16/07/2026
IMG_1171
  • News

Tak Berpenampilan Bak “Noni Belanda” Sarifah Suraidah Tampil Seba Hitam Saat Kunker ke Kalbar

Editor PI 16/07/2026
IMG_1132
  • Lokal
  • News

Tiket Pesawat Naik, Penumpang Kapal Pelni Pontianak Melonjak saat Libur Sekolah

Editor PI 16/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.