PONTIANAK INFORMASI.CO, Lokal – Kompetisi bola voli tertinggi di Indonesia, Proliga 2026, resmi membuka musimnya di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 8–11 Januari 2026. Penunjukan Pontianak sebagai tuan rumah seri pembuka merupakan bagian dari strategi perluasan jangkauan kompetisi ke luar Pulau Jawa.
Proliga edisi ke-24 ini dijadwalkan berlangsung hingga 26 April 2026 dan digelar di 10 kota berbeda. Sebanyak 12 tim dipastikan ambil bagian, terdiri dari lima tim putra dan tujuh tim putri, dengan persaingan yang diprediksi akan berlangsung semakin ketat.
Pada sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi datang dengan status juara bertahan. Tim tersebut akan mendapat tantangan dari Jakarta LavAni, Surabaya Samator, Jakarta Garuda Jaya, serta tim pendatang baru Medan Falcons Tirta Bhagasasi. Sementara itu, sektor putri menghadirkan persaingan tujuh tim, yakni Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Electric PLN, Jakarta Livin Mandiri, Bandung BJB Tandamata, dan Sumut Falcons.
Seluruh pertandingan seri pembuka akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, selama empat hari. Panitia penyelenggara juga telah membuka penjualan tiket Proliga 2026 seri Pontianak yang dimulai pada 7 Januari 2026.
Tiket tersedia dalam tiga kategori, yaitu Reguler seharga Rp50.000, VIP Kursi Merah seharga Rp100.000, serta VIP Bawah atau bangku terdepan dengan harga Rp150.000. Menariknya, setiap tiket dilengkapi dengan voucher UMKM yang dapat ditukarkan dengan makanan dan minuman di area GOR.
Penjualan tiket dilakukan secara offline melalui loket resmi di GOR Terpadu Ahmad Yani, 5CM Untan, dan Ayani Mega Mall.
Dengan digelarnya seri pembuka di Pontianak, Proliga 2026 diharapkan mampu menjangkau penggemar bola voli di berbagai daerah sekaligus menghadirkan atmosfer persaingan yang lebih luas dan merata di seluruh Indonesia.
