PONTIANAKINFORMASI.CO.ID, KUBU RAYA – Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Teknis Kepemimpinan dalam rangka Penyegaran Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Kubu Raya. Penutupan kegiatan berlangsung pada Rabu (25/05/2025) di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah.
Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh 75 pejabat eselon III atau administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Dalam sambutannya, Yusran Anizam menekankan pentingnya keselarasan antara perencanaan program dan pelaksanaan kebijakan pemerintahan yang solid dan terkoordinasi.
“Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada perencanaan program yang baik, tetapi juga dengan kekompakan, efektivitas, koordinasi, dan kolektivitas dalam melaksanakan kebijakan pemerintahan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan dan dinamika masyarakat yang kian kompleks menuntut adanya kolaborasi yang kuat serta strategi inovatif dari seluruh perangkat daerah.
“Kesemuanya itu akan diperlukan dalam menghadapi tantangan dan permasalahan serta tuntutan dan aspirasi masyarakat yang semakin kompleks,” jelasnya.
Yusran menilai, pelatihan ini menjadi momentum bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, memperbaiki kinerja, dan menyusun strategi inovatif dalam mendukung visi dan misi Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, penyegaran kepemimpinan melalui pelatihan menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas aparatur sipil negara.
“Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) menyebutkan, setiap pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkam kompetensi manajerial dan kompetensi sosial kultural,” kata dia.
Pelatihan ini juga diharapkan mampu menyatukan persepsi antarperangkat daerah terkait arah pembangunan yang selaras dan sinergis.
“Pelatihan teknis kepemimpinan dilakukan untuk menyamakan persepsi mengenai arah pembangunan daerah, memastikan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah berjalan selaras, dan memperkuat koordinasi lintas sektor pelatihan,” ujarnya.
Ia menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya komitmen dan solidaritas dalam mempercepat kemajuan daerah.
“Ini menjadi momentum strategis untuk memperdalam pemahaman bersama mengenai prioritas pembangunan dan memperkuat komitmen pelayanan publik untuk terwujudnya Kubu Raya melayani untuk maju (Melaju),” jelasnya.
Yusran juga menegaskan bahwa partisipasi dalam pelatihan bukan sekadar soal kehadiran, melainkan sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat solidaritas kepemimpinan dan mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan.
