Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wagub Kalbar Optimis Angka Stunting Kalbar Capai 17 Persen Pada Tahun 2024
  • Lokal
  • News

Wagub Kalbar Optimis Angka Stunting Kalbar Capai 17 Persen Pada Tahun 2024

Editor PI 20/07/2022
stunting (2)

Foto: ADPIM Pemprov Kalbar

PONTIANAK INFORMASI, PONTIANAK– Untuk membangun komitmen bersama sebagai upaya percepatan penurunan stunting sekaligus perumusan strategis dalam penguatan konvergensi percepatan penurunan stunting di Kalimantan Barat, BKKBN Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022 di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (19/7/2022) kemarin.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M.,M.H., membuka sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan yang dihadiri seluruh Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota di Kalimantan Barat selaku Ketua Pelaksana TPPS Kabupaten/Kota, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ir. H. Prabasa Anantatur, M.H., perwakilan jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat , Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Muslimat, S.Sos., M.Si, Ketua Sekretariat TPPS Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi, Tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Hadir sebagai narasumber, yaitu DR. Mailan Panggabean, S.E., M.Si., Kepala Bappeda Provinsi Kalbar, Ir. Sukaliman, M.T., dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, drg. Harry Agung Tjahyadi, M.Kes.

Rakornis yang diikuti 155 peserta tersebut juga digandengkan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting yang ditandatangani Wakil Gubernur Kalimantan Barat selaku Ketua Tim TPPS Provinsi serta Wakil Bupati/Wakil Wali Kota selaku Ketua TPPS Kabupaten/Kota, untuk memperkuat peran pemerintah dalam pencegahan stunting di Kalimantan Barat.

Saat memaparkan materi yang berjudul “Peran Lintas Sektor dalam Upaya Percepatan Penanganan Stunting di Kalbar”, Wagub Kalbar menjelaskan bahwa penanganan stunting sudah berjalan kurang lebih 6 bulan dan target penurunan yang akan dicapai di tahun 2022 sudah terlihat berdasarkan data tahun 2019, 2021.

“Kita menginginkan target angka stunting Kalimantan Barat sebesar 17% di tahun 2024 bisa tercapai. Saat ini masih di angka 29,68% dimana trennya sedang turun dan pelaksanaan pencegahan stunting juga sudah sampai di tingkat desa. Semua pihak bekerja sama, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, TNI/Polri, Organisasi Persit, Bhayangkara, Dharma Wanita, dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa. Kemudian, selain menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK), dana penanganan stunting juga menggunakan anggaran yang ada di Bappeda Provinsi Kalbar dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar. Untuk pencairan anggaran DAK, biasanya menggunakan termin per triwulan dan perlu ada laporan secara tertulis terlebih dahulu agar dananya bisa dikeluarkan,” jelas H. Ria Norsan.

Wagub Kalbar berjanji akan mengunjungi seluruh kabupaten/kota jika masih ada yang belum membentuk Tim TPPS.

“Kami akan mengunjungi 4 kabupaten yang masih tinggi angka stuntingnya. Saat ini 2 kabupaten yang sudah dikunjungi yaitu Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kubu Raya. Dan dalam waktu dekat, kami juga akan mengunjungi Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi. Beberapa kendala atau penyebab tingginya angka stunting yaitu infrastruktur yang belum baik, penyediaan air bersih, fasilitas MCK belum begitu baik, dimana hal tersebut akan kami sinergikan dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian PUPR. Kita harus optimis angka stunting Kalbar menurun pada tahun 2024,” tutup Wagub Kalbar.

Did akhir acara, Wakil Gubernur Kalbar menyerahkan Piagam Penghargaan dari BKKBN. Piagam pertama diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang diserahkan kepada Sekretaris Bappeda Provinsi Kalimantan Barat yang berhasil dalam Penilaian 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi Khusus Lokus Tahun 2021 di 9 Kabupaten/Kota.

Kemudian, Piagam Penghargaan untuk Penilaian 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi Khusus Lokus Tahun 2021 dimana peringkat pertama diraih oleh Pemerintah Kabupaten Sintang, peringkat kedua diraih Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, dan peringkat ketiga diberikan kepada Pemerintah Kota Pontianak.(RS)

Tags: Kalbar Kesehatan Pontianak

Continue Reading

Previous: Wali Kota Lantik 53 Pejabat Fungsional Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak
Next: Yamaha Ajak Konsumen dan Komunitas Ambil Bagian di Event bLU cRU, Tambah Pengalaman Berharga

Related Stories

83ef9459-301d-4387-ad6d-98dc6646609a
  • Lokal
  • News

Sarawak Undang Pontianak ke BIHAS 2026, Buka Peluang UMKM Halal Tembus Pasar ASEAN

Editor PI 26/06/2026
f67d237f-2ea4-4494-a0f5-5d131fb8b1a3
  • Lokal
  • News

Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme ke Parit Agar Bersih

Editor PI 26/06/2026
IMG_8902
  • Lokal
  • News

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi 27 Sekolah di Pontianak

Editor PI 26/06/2026

Berita Terbaru

  • Sarawak Undang Pontianak ke BIHAS 2026, Buka Peluang UMKM Halal Tembus Pasar ASEAN 26/06/2026
  • Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme ke Parit Agar Bersih 26/06/2026
  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi 27 Sekolah di Pontianak 26/06/2026
  • Ria Norsan Ajak Sarawak Bangun Borneo Halal Hub, Perkuat Perdagangan hingga Konektivitas Perbatasan 26/06/2026
  • Celine Olivia Siswi SMKN 5 Pontianak Lolos Paskibraka Nasional 2026, Siap Bertugas di Istana Negara 26/06/2026
  • Pemprov Kalbar Teken MoU Beasiswa dengan Kampus di China untuk Siswa Tim LCC SMAN 1 Pontianak 26/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

83ef9459-301d-4387-ad6d-98dc6646609a
  • Lokal
  • News

Sarawak Undang Pontianak ke BIHAS 2026, Buka Peluang UMKM Halal Tembus Pasar ASEAN

Editor PI 26/06/2026
f67d237f-2ea4-4494-a0f5-5d131fb8b1a3
  • Lokal
  • News

Pontianak Jadi Daerah Ketiga di Indonesia Tebar Eco Enzyme ke Parit Agar Bersih

Editor PI 26/06/2026
IMG_8902
  • Lokal
  • News

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi 27 Sekolah di Pontianak

Editor PI 26/06/2026
7a1b2caf-c772-4acf-8a80-794362dd0ac9
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Ajak Sarawak Bangun Borneo Halal Hub, Perkuat Perdagangan hingga Konektivitas Perbatasan

Editor PI 26/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.