Bahlil Lahadalia. Antara
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia berkelakar saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran dan acara buka puasa bersama yang digelar partainya di Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026). Ia menyebut “Lailatul Qadar” bagi Golkar adalah ketika jumlah kursi partai bertambah.
Awalnya, Bahlil mengatakan umat Islam saat ini telah memasuki fase akhir Ramadan yang diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar. Ia mengibaratkan perjalanan Ramadan seperti waktu yang mulai mendekati penghujung.
“Ini sudah menyongsong Lailatul Qadar ya, karena ini mataharinya sudah mulai turun-turun. Ibarat perjalanan manusia, sekarang kita sudah di jam 12, besok mulai turun ke jam 1,” ujarnya.
Bahlil kemudian berkelakar bahwa bagi partainya, momen paling membahagiakan adalah ketika jumlah kursi di parlemen bertambah.
“Kalau bagi Partai Golkar, Lailatul Qadar itu kalau kursi tambah,” katanya disambut tawa hadirin.
Selain itu, Menteri ESDM tersebut menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar mengenang turunnya wahyu pertama, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk memperkuat kedekatan dengan Al-Quran.
Menurutnya, nilai-nilai dalam Al-Quran dapat menjadi pedoman dalam menjalankan kekuasaan, sehingga kekuasaan harus dijalankan dengan etika dan moral.
Bahlil juga menyinggung pesan Al-Quran tentang keadilan ekonomi. Ia menilai kekayaan tidak boleh hanya beredar di kalangan kelompok tertentu, melainkan harus didistribusikan secara adil kepada masyarakat.
Menurutnya, prinsip tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa kekayaan dan sumber daya harus dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
