Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Cak Imin Jadikan Santri Korban Amputasi Ponpes Al Khoziny Anak Angkat, Jamin Pendidikan hingga Kuliah
  • Nasional

Cak Imin Jadikan Santri Korban Amputasi Ponpes Al Khoziny Anak Angkat, Jamin Pendidikan hingga Kuliah

Tyo 03/10/2025
Cak Imin Jadikan Santri Korban Amputasi Ponpes Al Khoziny Anak Angkat, Jamin Pendidikan hingga Kuliah

Cak Imin Jadikan Santri Korban Amputasi Ponpes Al Khoziny Anak Angkat, (Foto : Humas PKB)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menyatakan niatnya untuk mengangkat para santri korban amputasi akibat musibah ambruknya mushola Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, sebagai anak angkat. Hal itu disampaikannya saat menjenguk para korban di Rumah Sakit Umum Daerah Notopuro Sidoarjo, Kamis (2/10/2025), seperti dilansir dari Kompas.com.

“Pokoke sing diamputasi tak dadekno anak angkatku ya (Intinya yang diamputasi saya jadikan anak angkat ya),” ujar Cak Imin dengan tegas. Ia juga berkomitmen untuk memastikan pendidikan para santri tersebut hingga jenjang perguruan tinggi dan akan membantu segala kebutuhannya. “Tak urus, sampe kuliah ngopo tak bantu kabeh (Saya urus sampai kuliah, mau apa saya bantu semua),” imbuhnya.

Cak Imin mengungkapkan bahwa langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan dukungan agar para santri tetap memiliki harapan masa depan yang cerah walaupun mengalami cobaan berat. Ia juga meminta keluarga para korban untuk bersabar dan tabah dalam menghadapi musibah tragis ini.

Musibah ambruknya mushola Ponpes Al Khoziny terjadi pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Bangunan tiga lantai tersebut roboh menimpa sejumlah santri yang sedang beribadah, sehingga membuat banyak korban terjebak di bawah reruntuhan.

Jumlah santri yang terjebak mencapai sekitar 140 orang, dengan 91 santri berhasil menyelamatkan diri dan 11 lainnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Sayangnya, lima santri dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya harus menjalani amputasi pada anggota tubuh mereka akibat luka parah.

Selain menjenguk para korban, Cak Imin juga memberikan dukungan moral dan santunan kepada keluarga korban. Ia berharap tragedi ini menjadi perhatian untuk penghentian pembangunan pondok pesantren tanpa standar keamanan yang jelas agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Tags: Cak Imin PKB Ponpes Al Khoziny Santri

Continue Reading

Previous: Megawati Soekarnoputri Pamer Gelar Setumpuk dan Tegaskan Tak Ada Pemalsuan Saat Jadi Pembicara di UGM
Next: Media Arab Saudi Soroti Absennya Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Kehilangan Pemain Kunci

Related Stories

Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026
Prabowo
  • Nasional

Prabowo Yakin PDIP Akan Bersama Pemerintah Membela Bangsa

Editor PI 24/07/2026
Presiden Prabowo
  • Nasional

Prabowo Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Sore Ini

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Direstui Menteri Pengangkutan Sarawak, DAMRI Segera Buka Rute Putussibau–Kuching 05/08/2026
  • Aksi Heroik Satpam Klinik di Pontianak Gagalkan Maling Helm: “Tak Takut Saya, Namanya Tugas” 05/08/2026
  • Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Tegaskan QRIS Harus Benar-Benar Berjalan 05/08/2026
  • Sudah 11 Tahun Jual Bendera di Pontianak, Deddy Tetap Bertahan Meski Pembeli Sepi 05/08/2026
  • Layanan Samsat GOKATAN Pontianak Kini 3 Hari, Bayar Pajak Kendaraan Makin Mudah 05/08/2026
  • Karhutla di Pelang Ketapang Telan Korban Jiwa, Pemuda 26 Tahun Tew*s Terbakar 05/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

d1dbfe6c-2a72-4415-9077-a14a7e283b14
  • Lokal
  • News

Direstui Menteri Pengangkutan Sarawak, DAMRI Segera Buka Rute Putussibau–Kuching

Editor PI 05/08/2026
IMG_3830
  • Lokal
  • News

Aksi Heroik Satpam Klinik di Pontianak Gagalkan Maling Helm: “Tak Takut Saya, Namanya Tugas”

Editor PI 05/08/2026
b3ba3515-1aef-47e9-b87b-93664054459f
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Tegaskan QRIS Harus Benar-Benar Berjalan

Editor PI 05/08/2026
IMG_3658
  • Lokal
  • News

Sudah 11 Tahun Jual Bendera di Pontianak, Deddy Tetap Bertahan Meski Pembeli Sepi

Editor PI 05/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.