Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Demo “Revolusi Rakyat Indonesia” di Gedung DPR RI: Massa Tuntut Pembubaran dan Hapus Tunjangan Anggota DPR
  • Nasional

Demo “Revolusi Rakyat Indonesia” di Gedung DPR RI: Massa Tuntut Pembubaran dan Hapus Tunjangan Anggota DPR

Tyo 26/08/2025
Demo "Revolusi Rakyat Indonesia" di Gedung DPR RI: Massa Tuntut Pembubaran dan Hapus Tunjangan Anggota DPR

Massa Demo didepan Gedung DPR RI (Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Aksi demonstrasi bertajuk “Revolusi Rakyat Indonesia” terjadi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin, 25 Agustus 2025. Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat turun ke jalan memprotes kenaikan tunjangan rumah dan gaji anggota DPR yang mencapai total sekitar Rp 120 juta. Demonstrasi ini menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial sejak pagi hari.

Menurut pengamatan jurnalis di lapangan, sejak pukul 10:30 WIB, massa sudah mulai memadati kompleks DPR/MPR. Polisi melakukan penutupan sejumlah ruas jalan di sekitar area demo untuk mengendalikan situasi dan mengalihkan arus lalu lintas. Massa terlihat membawa bendera dengan simbol populer “One Piece” dan berasal dari berbagai kalangan tanpa atribut organisasi tertentu.

Demo ini juga dipicu oleh berbagai kebijakan DPR yang dianggap tidak berpihak pada rakyat, termasuk regulasi kontroversial seperti UU TNI dan rencana pengesahan RUU Polri, RUU Penyiaran, RUU KUHAP, serta RUU Agraria. Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indraprasta PGRI menyatakan dalam orasinya bahwa DPR gagal menjalankan mandat konstitusional dan lebih banyak melahirkan kebijakan yang merugikan publik.

Dalam siaran pers BEM Unindra juga disebutkan, “Di tengah kesengsaraan rakyat DPR yang seharusnya menjadi wakil rakyat justru terus melahirkan kebijakan yang jauh dari kepentingan publik, sementara berbagai undang-undang pro rakyat yang mendesak justru diabaikan.”

Demo sempat memanas ketika beberapa massa mencoba memanjat barier beton dan menggoyangkan pagar untuk memasuki gedung DPR. Ada insiden ledakan petasan dan satu orang dilaporkan terluka di tangan dan segera dilarikan ke rumah sakit. Aparat berusaha mengendalikan situasi dan beberapa pelajar serta masyarakat ditangkap.

Selain tuntutan penghapusan kenaikan tunjangan, massa juga mendesak agar DPR dibubarkan dan menolak pemborosan anggaran. Mereka menilai DPR saat ini lebih sibuk memperjuangkan kepentingan pribadi ketimbang kesejahteraan rakyat. Aksi ini menjadi suara kolektif dari masyarakat kecil, buruh, pelajar, dan mahasiswa yang merasa suara mereka selama ini diabaikan oleh wakil rakyat.

Demonstrasi ini berlangsung secara besar-besaran dan mendapat perhatian luas dari netizen yang mendoakan keamanan para pengunjuk rasa. Polisi terus mengimbau masyarakat untuk menghindari area sekitar Gedung DPR agar situasi tetap kondusif.

Tags: Aksi Demo Demo DPR Domokrasi DPR RI Revolusi Rakyat Untuk Indonesia

Continue Reading

Previous: Prabowo Berikan Gelar Bintang Mahaputra Utama kepada Haji Isam atas Jasa Luar Biasa
Next: Demo di Depan Gedung DPR Ricuh, Enam Orang Diamankan Polisi

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar 24/04/2026
  • NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas 23/04/2026
  • Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang 23/04/2026
  • PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum 23/04/2026
  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar
  • Kesehatan

Dinkes Kalbar Kick Off Pelaksanaan CKG Bagi ASN Pemprov Kalbar

Editor PI 24/04/2026
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
  • Politik

NasDem Dukung Usulan KPK: Capres dari Kaderisasi Partai Dinilai Perkuat Loyalitas

Editor PI 23/04/2026
Sekretaris Jenderal Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji.
  • Politik

Golkar: Capres-Cawapres Tak Harus dari Kader Partai, Semua Tokoh Terbaik Perlu Diberi Ruang

Editor PI 23/04/2026
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay
  • Politik

PAN: Masa Jabatan Ketum Parpol Sebaiknya Diatur Internal, KPK Diminta Fokus Penegakan Hukum

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.