Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • KPU Rahasiakan Dokumen Capres, Anggota DPR Pertanyakan Urgensi di Tengah Jarak Pilpres 4 Tahun
  • Nasional

KPU Rahasiakan Dokumen Capres, Anggota DPR Pertanyakan Urgensi di Tengah Jarak Pilpres 4 Tahun

Tyo 16/09/2025
KPU Rahasiakan Dokumen Capres, Anggota DPR Pertanyakan Urgensi di Tengah Jarak Pilpres 4 Tahun

Surat Pemilihan Umum KPU (Foto: ANTARA FOTO/Siswowidodo)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru-baru ini mengeluarkan kebijakan yang membuat sebagian dokumen persyaratan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) menjadi rahasia, termasuk dokumen ijazah. Langkah ini memicu pertanyaan dari berbagai pihak, terutama anggota DPR. Salah satunya adalah Ahmad Doli Kurnia dari Fraksi Golkar yang mempertanyakan urgensi kebijakan tersebut mengingat pemilihan presiden berikutnya masih akan berlangsung dalam empat tahun ke depan.

Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan keheranannya soal keputusan KPU yang menyembunyikan dokumen-dokumen penting capres dan cawapres tersebut. “Tentu saja kami mempertanyakan pentingnya hal ini. Mengapa tiba-tiba KPU mengeluarkan PKPU? Sebenarnya, pemilu presiden untuk tahun 2024 sudah selesai, dan pemilu berikutnya baru akan berlangsung pada tahun 2029. Oleh karena itu, dari segi urgensi, ini perlu dipertanyakan. Kenapa ada PKPU tentang pemilu presiden padahal masih ada waktu empat tahun?” ujarnya kepada wartawan pada Selasa (16/9/2025).

Doli menambahkan jika KPU hendak mengeluarkan regulasi atau kebijakan baru seharusnya dilakukan dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPR dan pemerintah. Menurutnya, 16 dokumen yang kini disembunyikan itu tidaklah bersifat rahasia dan seharusnya bisa diakses publik.

Selain itu, Doli menegaskan bahwa informasi dasar seperti latar belakang pendidikan, catatan hukum, dan kelakuan baik calon merupakan hal yang penting diketahui oleh masyarakat sebagai pemilih. “Soal kemudian berkelakuan baik, terus kemudian soal tidak pernah menjalani masa hukuman, kemudian lulusnya ijazahnya, itu kan standar-standar informasi bagi seorang warga negara yang sebetulnya tadi saya katakan tidak classified gitu loh, tidak menjadi sesuatu yang harus disembunyi-sembunyikan gitu,” tambahnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi terkait dokumen capres membantu masyarakat mengenal latar belakang para pemimpin yang akan dipilih sehingga dapat menentukan pilihan secara lebih transparan. Kebijakan KPU dianggap kurang sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang harus dijunjung dalam proses demokrasi.

Meski demikian, KPU melalui keputusan mereka menyatakan ada alasan tertentu yang membuat dokumen tersebut harus disembunyikan sementara, meski penjelasan rinci belum disampaikan ke publik. Keputusan ini tetap menimbulkan polemik dan mendorong diskusi lebih luas di kalangan politik dan masyarakat.

Kasus ini menjadi perhatian penting menjelang Pemilu yang masih cukup lama waktunya, yang menunjukkan pentingnya mekanisme pengawasan dan kontrol terhadap kebijakan lembaga penyelenggara pemilu agar hak publik mendapatkan informasi yang jelas dan sesuai prinsip demokrasi tetap terjaga.

Tags: Data Capres dan Cawapres Kebijakan Baru KPU Komisi Pemilihan Umum Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden

Continue Reading

Previous: Prabowo Kirim Surat Terima Kasih Khusus kepada 5 Menteri yang Terkena Reshuffle
Next: Donald Trump Dijadwalkan Akan Melakukan Kunjungan Kenegaraan Kedua di Inggris, Bertemu Raja Charles III

Related Stories

Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026
Prabowo
  • Nasional

Prabowo Yakin PDIP Akan Bersama Pemerintah Membela Bangsa

Editor PI 24/07/2026
Presiden Prabowo
  • Nasional

Prabowo Dijadwalkan Buka Kongres Umat Islam Indonesia VIII Sore Ini

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Tutup Rakorda MUI se-Kalimantan, Edi Dorong Sinergi Ulama dan Pemerintah 24/08/2026
  • Buka Ujian DAN Regional, Wagub Krisantus Dorong Karateka Inkanas Tingkatkan Kualitas dan Prestasi 24/08/2026
  • Kualitas Udara Tidak Sehat, Wali Kota Ajak Warga Pontianak Gunakan Masker 24/08/2026
  • Wako Edi Apresiasi Paskibraka Pontianak, Sukses Jalankan Tugas Kemerdekaan 24/08/2026
  • Ratusan Warga Meriahkan Lomba Rakyat Demokrat Kalbar, Semangat Kemerdekaan Tak Surut oleh Kabut Asap 23/08/2026
  • Tak Sekadar Kirim Bantuan, Karang Taruna Kubu Raya Ikut Padamkan Api 23/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

841bcd86-cd64-4cf9-86cd-05259048f28f
  • News

Tutup Rakorda MUI se-Kalimantan, Edi Dorong Sinergi Ulama dan Pemerintah

Editor PI 24/08/2026
0963c03c-be3f-41b1-8d39-a5a5a05c2cea
  • News

Buka Ujian DAN Regional, Wagub Krisantus Dorong Karateka Inkanas Tingkatkan Kualitas dan Prestasi

Editor PI 24/08/2026
a9ca4b20-780e-406e-9e98-823ec4f5bf34
  • News

Kualitas Udara Tidak Sehat, Wali Kota Ajak Warga Pontianak Gunakan Masker

Editor PI 24/08/2026
fa85c7b0-9ba0-4f62-8bcb-68b318171453
  • News

Wako Edi Apresiasi Paskibraka Pontianak, Sukses Jalankan Tugas Kemerdekaan

Editor PI 24/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.