Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Mahasiswa Unud Ramai-Ramai Minta Maaf di Media Sosial Usai Perundungan Korban Bunuh Diri
  • Nasional

Mahasiswa Unud Ramai-Ramai Minta Maaf di Media Sosial Usai Perundungan Korban Bunuh Diri

Tyo 20/10/2025
Mahasiswa Unud Ramai-Ramai Minta Maaf di Media Sosial Usai Perundungan Korban Bunuh Diri

Dok. Freepik

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Dalam beberapa hari terakhir, mahasiswa Universitas Udayana (Unud) ramai-ramai menyampaikan permintaan maaf terbuka di media sosial terkait kasus perundungan terhadap almarhum TAS, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud yang meninggal dunia setelah melompat dari lantai dua gedung FISIP. Permintaan maaf ini menjadi sorotan publik setelah video dan percakapan yang merendahkan korban viral di media sosial.

Keenam mahasiswa yang diduga terlibat perundungan tersebut, di antaranya Leonardo Jonathan Handika Putra, Wakil Ketua BEM Fakultas Kelautan dan Perikanan, menyatakan permohonan maafnya secara terbuka. Leonardo mengatakan, “Saya memohon maaf atas polemik yang saat ini sedang ramai diperbincangkan di sosial media terhadap ketikan dan perilaku saya yang telah menghina almarhum saya tidak membenarkan terhadap perilaku saya” ungkap Leonardo dilansir dari Instagram @denpasar.viral.​

Selain Leonardo, Muhammad Riyadh Alvitto Satriyaji Pratama, Kepala Departemen Kajian Aksi Strategis dan Pendidikan Himapol FISIP, juga mengungkapkan penyesalannya melalui pernyataan resmi di media sosial. Ia menyampaikan, “Saya ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf yang tulus atas tindakan saya di media sosial yang telah merugikan”.​

Kampus Universitas Udayana memberikan respons tegas dengan menjatuhkan sanksi pendidikan berupa pengurangan nilai softskill selama satu semester bagi mahasiswa yang terbukti melakukan perundungan. Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata, menyampaikan sanksi tersebut dan menambahkan bahwa mahasiswa bisa kembali mengikuti perkuliahan normal semester berikutnya. Anom juga menyarankan agar pelaku membuat surat pernyataan dan video klarifikasi permohonan maaf.​

Permintaan maaf ini muncul setelah tangkapan layar percakapan grup WhatsApp mahasiswa Unud yang menyamakan foto korban dengan selebgram Kekeyi dan komentar merendahkan lainnya beredar luas. Hal tersebut memicu kecaman keras dari mahasiswa lainnya dan masyarakat luas yang menilai sikap tersebut tidak berempati terhadap tragedi.​

Mahasiswa pelaku perundungan mengakui kesalahan dan menyesali perbuatan mereka yang telah melukai keluarga korban dan masyarakat luas. Mereka berjanji menjadikan peristiwa ini pelajaran penting untuk memperbaiki sikap ke depan. “Dengan peristiwa ini merupakan pembelajaran bagi saya untuk bertindak selalu hati-hati dan hijab dalam perkataan juga perbuatan saya bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” kata salah satu mahasiswa.​

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi dunia kampus terkait pentingnya empati dan sikap saling menghormati antar mahasiswa. Tindakan cepat kampus dan permintaan maaf terbuka mahasiswa diharapkan mampu menenangkan situasi sekaligus memberikan efek jera agar tidak terulang kembali perundungan yang berdampak tragis seperti ini.

Tags: Korban Bullying Mahasiswa Unud Perundungan Universitas Udayana

Continue Reading

Previous: Empat Titik Demo di Jakarta Senin 20 Oktober, 1.743 Personel Gabungan Dikerahkan
Next: FAZZIO Youth Festival 2025 Resmi Dibuka di Surakarta, Diserbu Lebih dari 5.000 Pengunjung Gen-Z

Related Stories

IMG_5007
  • Lokal
  • Nasional
  • News

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC 4 Pilar MPR Digelar Ulang, Hormati Hasil dan Dukung SMAN 1 Sambas ke Nasional

Editor PI 15/05/2026
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal 03/06/2026
  • PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah 03/06/2026
  • Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan 03/06/2026
  • Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional 03/06/2026
  • Pencurian Makin Marak di Pontianak, Edi Kamtono Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan 03/06/2026
  • Pemkot Minta Kewenangan Pengawasan Ketenagakerjaan Dikembalikan ke Daerah 03/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6716
  • Lokal
  • News

Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal

Editor PI 03/06/2026
IMG_6706
  • Lokal
  • News

PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6709
  • Lokal
  • News

Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan

Editor PI 03/06/2026
e7589bd6-722e-4336-ae79-813d76bc5f35
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional

Editor PI 03/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.