(Foto : KOMPAS.com/DINDA AULIA RAMADHANTY)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Sejumlah aksi demonstrasi digelar di empat titik utama di Jakarta hari ini. Aksi unjuk rasa tersebut berasal dari berbagai kelompok masyarakat, antara lain pengemudi ojek daring, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Indonesia Corruption Watch (ICW), serta gerakan santri dan mahasiswa Islam.
Menurut Iptu Ruslan Basuki, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, pengamanan aksi ini melibatkan 1.743 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro, dan polsek jajaran. “Jumlah personel yang terlibat mencapai 1.743 orang untuk pengamanan aksi demonstrasi hari ini,” ungkap Ruslan kepada Kompas.com pada pagi hari ini.
Empat lokasi demo yang menjadi pusat aksi antara lain depan Gedung DPR/MPR RI, kawasan Patung Kuda dan Gambir, jalan MH Thamrin depan Sarinah, serta kantor PBNU. Unjuk rasa ini sebagian besar menjadi momentum evaluasi satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang turut disuarakan oleh BEM SI dalam aksinya.
Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, Muzammil Ihsan, menyatakan bahwa tuntutan utama mereka adalah pembatalan kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat. “Melihat momentum satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang semakin hari semakin membuat kami cemas tentang masa depan Indonesia,” ujarnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa petugas keamanan akan bertindak tegas namun mengedepankan profesionalisme dan pendekatan persuasif untuk menjaga ketertiban dan keamanan. “Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” katanya.
Kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik aksi diharapkan masyarakat untuk mengantisipasi potensi kemacetan. TMC Polda Metro Jaya melalui akun resminya mengimbau agar pengendara menghindari area sekitar Gedung DPR/MPR RI, Monumen Nasional (Monas), dan BPI Gatot Subroto agar kelancaran dan ketertiban bersama tetap terjaga.
Sejauh ini, semua pihak terus memantau situasi agar aksi berjalan damai dan kondusif tanpa gangguan yang berarti. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi terbaru dari pihak kepolisian selama masa unjuk rasa berlangsung.
