Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Oknum Polisi Diduga Terlibat Jual Beli Ginjal, Kapolri: Kami Proses Pidana
  • Nasional
  • News

Oknum Polisi Diduga Terlibat Jual Beli Ginjal, Kapolri: Kami Proses Pidana

Editor PI 22/07/2023
oknum-polisi-terlibat-penjualan-ginjal-manusia-kapolri-pastikan-diproses-pidana-bii

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (SINDOnews)

PONTIANAK INFORMASI, NASIONAL – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi oknum anggota kepolisian yang terlibat dalam tindak pidana, termasuk dalam kasus sindikat jual beli ginjal.

Hal ini disampaikannya dalam acara Pembekalan Calon Perwira Remaja TNI/Polri 2023 di Jakarta pada hari Jumat (21/7/23).

“Baik sindikatnya maupun oknum Polri-nya sendiri kami proses, kami proses pidana. Kalau masalah itu kami nggak pernah ragu-ragu,” tegas Kapolri seperti dikutip dari Antara, Sabtu.

Dalam upaya memberantas kasus sindikat jual beli ginjal, Kapolri menegaskan bahwa pihaknya dan jajarannya terbuka untuk memproses semua pelaku yang terlibat, termasuk oknum aparat yang terlibat dalam melindungi sindikat tersebut.

“Kan kami proses, makanya kami sampaikan toh, bahwa selain ada sindikat terus kemudian ada oknum Polri yang saat itu dimintakan tolong oleh sindikat untuk minta perlindungan dengan harapan kasusnya dihentikan, namun kan semua kami proses,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Hengki Haryadi, telah mengungkapkan peran beberapa aparat dalam kasus perdagangan ginjal di Kecamatan Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat.

Salah satu tersangka, berinisial AH alias A (37), yang bekerja di Imigrasi Bandara Ngurah Rai, Bali, diketahui membantu meloloskan korban saat pemeriksaan imigrasi dengan imbalan uang sejumlah Rp3,2 juta hingga Rp3,5 juta per orang.

Sementara itu, Aipda M alias D (48), seorang oknum anggota Polri, diduga berperan dalam menyuruh tersangka mematikan ponsel, menyarankan untuk membuang handphone dan mengganti nomor baru, serta menyuruh para tersangka berpindah-pindah penginapan.

Aipda M disebut telah menerima uang sebesar Rp612 juta dengan perjanjian menyelesaikan perkara para tersangka. (ad)

Tags: Nasional Polisi Viral

Continue Reading

Previous: Once Mekel Sebut Indonesia Perlu Sosok Pemimpin yang Berkarakter Seperti Ganjar
Next: Kesal Orderan Dibatalkan, Driver Ojol Nekat Aniaya Mahasiswi

Related Stories

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.