Presiden Prabowo berpidato dalam rapat perserikatan bangsa-bangsa di New York, AS (Tangkapan Layar Youtube/United Nations)
Presiden Prabowo berpidato dalam rapat perserikatan bangsa-bangsa di New York, AS (Tangkapan Layar Youtube/United Nations)
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan ada kampanye yang bertujuan menggoyahkan kepercayaan publik terhadap Indonesia. Menurutnya, narasi yang menyebut Indonesia akan kolaps terus diulang, namun hingga kini tidak terbukti.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis (23/7).
“Kita paham ada kampanye besar untuk kita goyah. Indonesia akan kolaps bulan April, akan kolaps bulan Mei. Mei lewat enggak kolaps, Juni akan kolaps, Juli akan kolaps. Tiap bulan akan kolaps,” kata Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo kemudian mengibaratkan kehidupan berbangsa seperti sebuah pertandingan sepak bola. Menurutnya, masyarakat seharusnya memberikan dukungan kepada negaranya, sebagaimana suporter mendukung tim yang mereka cintai.
Ia mengaku heran jika ada pihak yang justru terus-menerus menyebarkan narasi negatif terhadap negaranya sendiri.
“Kalau pendukung malah mencemooh timnya sendiri, ini supporter macam apa? Gendeng itu,” ujarnya.
Pernyataan tersebut bukan kali pertama disampaikan Prabowo. Sebelumnya, saat menghadiri acara panen raya bersama TNI di Malang pada 17 Juli 2026, ia juga menyinggung berbagai prediksi yang menyebut Indonesia akan mengalami keruntuhan ekonomi.
Kala itu, Prabowo mengatakan ramalan mengenai Indonesia yang akan “collapse” terus berganti setiap bulan, namun tidak pernah terbukti.
“Tiap bulan Indonesia akan collapse. Juni collapse, ini sudah Juli. Juli collapse, collapse saja mikirnya. Biarin saja,” kata Prabowo.
Menurut Presiden, berbagai prediksi tersebut merupakan bagian dari narasi yang berupaya melemahkan optimisme terhadap kondisi Indonesia. Namun ia menegaskan pemerintah akan tetap fokus menjalankan program dan pembangunan tanpa terpengaruh oleh berbagai klaim tersebut.
