Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi
  • Nasional

Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi

Tyo 10/12/2025
Skandal Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: Ratusan Korban Rugi Miliaran, WO Ditahan Polisi

Foto: dok. Istimewa

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Pemilik wedding organizer Ayu Puspita kini berstatus tersangka setelah diduga melakukan penipuan terhadap ratusan calon pengantin di Jakarta. Kasus ini menjadi sorotan nasional setelah ratusan orang yang merasa dirugikan mendatangi kediamannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada akhir pekan lalu. Polisi menyatakan bahwa Ayu Puspita dan beberapa stafnya telah ditahan terkait dugaan penggelapan uang dan tidak memenuhi janji layanan yang dijanjikan kepada klien.​

Modus penipuan yang dilakukan Ayu Puspita diduga menggunakan paket promo yang dijual kepada calon pengantin. “Ya, itu promo-promo itu yang juga merupakan salah satu modus yang dilakukan oleh tersangka juga,” kata Kompol Onkoseno Sukahar, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara. Dalam praktiknya, para korban telah membayar lunas paket pernikahan yang mencakup venue, dekorasi, katering, hingga dokumentasi, namun pada hari-H layanan tersebut tidak terpenuhi sama sekali.​

Salah satu korban, Fikri dan Tirza, mengaku telah membayar Rp114 juta untuk paket pernikahan, namun acara mereka terancam batal karena tidak ada makanan dan perlengkapan yang dijanjikan. “Tidak hanya catering, tapi ada beberapa item dari perlengkapan resepsi itu yang tidak terpenuhi oleh pelaku,” ujar Kapolres Metro Jakut Kombes Erick. Banyak pasangan lain juga melaporkan hal serupa, mulai dari tidak ada dekorasi hingga dokumentasi yang tak kunjung datang.​

Total kerugian yang dialami para korban diperkirakan mencapai Rp15–20 miliar, dengan jumlah korban mencapai sekitar 200 pasangan. “Kerugian total mencapai Rp 20 miliar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap peran para terduga dan memverifikasi seluruh laporan dari korban.​

Kasus ini menjadi viral di media sosial, dengan banyak korban membagikan pengalaman mereka di TikTok, Instagram, dan Threads. “Viral di media sosial, vendor pernikahan by Ayu Puspita diduga tipu ratusan pengantin, dengan kerugian mencapai miliaran rupiah,”. Kehebohan ini memicu simpati publik karena pernikahan merupakan momen penting yang tak bisa terulang.​

Penggerebekan oleh para korban dilakukan secara mandiri, bukan oleh aparat kepolisian, dan kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Utara karena banyaknya laporan dari berbagai wilayah. Polisi memastikan akan mendalami peran para terduga dan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.​

Kasus Ayu Puspita menjadi peringatan bagi calon pengantin agar lebih berhati-hati memilih vendor pernikahan dan selalu memastikan kontrak serta pembayaran dilakukan secara transparan. Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya regulasi dan pengawasan lebih ketat terhadap industri wedding organizer agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Tags: Ayu Puspita Kasus Viral Penipuan Wedding Organizer Wedding Organizer WO Ditahan

Continue Reading

Previous: Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, 22 Orang Tewas
Next: Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Tarik Semua Atlet

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga 23/04/2026
  • Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026 23/04/2026
  • Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti 23/04/2026
  • Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak 23/04/2026
  • KPAD Kota Pontianak Usul Blokir NIK Mantan Suami yang Lalai Nafkahi Anak 23/04/2026
  • Mengenal Pabayo, Penanda Sakral Suku Dayak Saat Gawai-Buka Lahan 23/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_2254
  • News

Harga LPG Non-Subsidi di Pontianak Naik, DPRD Kalbar Minta Stok Dijaga

Editor PI 23/04/2026
8b51248c-78ba-4acc-a6ed-d4d69d5cc076
  • Lokal
  • News

Pontianak Tuan Rumah Rakor APEKSI se-Kalimantan 2026

Editor PI 23/04/2026
be20164a-7548-44a4-b788-bad228fb3d81
  • Lokal
  • News

Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Desa, Pemprov Kalbar Luncurkan Desa Sakti

Editor PI 23/04/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Viral Video Wisatawan Malaysia Kesulitan Nyebrang di Pelican Crossing Jalan Gajahmada Pontianak

Editor PI 23/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.