Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Anggota DPRD Kalbar Dukung Menkeu Purbaya Hentikan Impor Pakaian Bekas
  • Lokal
  • News

Anggota DPRD Kalbar Dukung Menkeu Purbaya Hentikan Impor Pakaian Bekas

Editor PI 27/10/2025
0b2047c9-a5dd-4d69-aaa5-138e23613eab

PONTIANAK INFORMASI – Anggota DPRD Kalimantan Barat (Kalbar) Suriansyah mendukung langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang berencana menghentikan impor pakaian bekas dengan memasukkan para pemasok ke dalam daftar hitam.

Menurut Suriansyah, impor pakaian bekas selama ini merupakan praktik ilegal karena tidak memenuhi kewajiban pajak dan cukai.

Kondisi itu membuat pakaian bekas dijual dengan harga murah di pasaran, sehingga produk pakaian baru dalam negeri sulit bersaing.

“Barang impor bekas ini tidak membayar pajak dan cukai, sementara produk dalam negeri harus menanggung berbagai biaya seperti pajak, tenaga kerja, dan bahan baku. Akibatnya, harga pakaian lokal lebih mahal dan tidak laku di pasaran,” ujarnya, Minggu (26/10).

Ia menambahkan, masuknya pakaian bekas impor juga berdampak serius pada keberlangsungan industri tekstil nasional. Banyak industri dalam negeri yang terpaksa tutup karena kalah bersaing, yang berimbas pada berkurangnya lapangan kerja dan sumber pendapatan negara.

“Produksi dalam negeri jadi tidak mampu bersaing. Akibatnya, industri tekstil di dalam negeri banyak yang tutup, sehingga juga menutup lapangan kerja dan mengurangi pendapatan negara,” tegasnya.

Karena itu, Suriansyah menilai langkah pelarangan impor pakaian bekas merupakan angin segar bagi kebangkitan industri tekstil nasional.

Lebih lanjut, Suriansyah menilai bahwa pemerintah tidak hanya perlu melarang impor pakaian bekas, tetapi juga meninjau kembali kebijakan impor pakaian baru.

“seharusnya tidak hanya impor pakaian bekas saja yang harus dilarang, imoor pakaian baru juga sebaiknya dilaramg atau dikenakan tarif yang lebih tinggi sehingga produk textile dalam negeri lebih mampu bersaing,” sebutnya.

Ia juga meminta pedagang dan konsumen pakaian bekas untuk memahami kebijakan tersebut.

“Pedagang dan konsumen sebaiknya memaklumi pelarangan tersebut agar perekinomian negara menjadi semakin sehat,” ujarnya.

Selain itu, Suriansyah menegaskan bahwa pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk menyediakan lapangan kerja pengganti atau pelatihan bagi para pedagang yang terdampak pelarangan impor pakaian bekas.

“Pemerintah juga berkewajiban menyediakan lapangan kerja pengganti atau menyediakan pelatihan agar pedagang mempunyai mata pencaharian lain,” tukasnya. 

Tags: DPRD Kalbar impor Menkeu Purbaya Menteri Keuangan Pakaian Bekas Purbaya

Continue Reading

Previous: Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin Desak Dishub Tegakkan Perda Operasional Tronton
Next: Real Madrid Kalahkan Barcelona 2-1, Kokoh di Puncak Klasemen

Related Stories

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.