Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Cerita Veteran Asal Pontianak Saat Jalankan Misi Perdamaian di Timur Tengah: Tiap Hari Dengar Ledakan
  • Lokal
  • News

Cerita Veteran Asal Pontianak Saat Jalankan Misi Perdamaian di Timur Tengah: Tiap Hari Dengar Ledakan

Editor PI 10/11/2025
IMG_6949

PONTIANAK INFORMASI – “Tiap hari diwarnai ledakan, tiap hari diwarnai bidikan sniper.”

Begitulah yang masih teringat jelas di benak Agus Nurdiansyah (42), seorang veteran perdamaian asal Pontianak, Kalimantan Barat, ketika mengenang masa-masa menjalankan misi perdamaian PBB di wilayah konflik Timur Tengah pada tahun 2001.

Agus merupakan salah satu personel pasukan penjaga perdamaian PBB (United Nations Interim Force in Lebanon / UNIFIL)  yang ditempatkan di Nakura, sebuah kota kecil di perbatasan antara Israel dan Lebanon.

Dalam misi tersebut, ia bersama rekan-rekannya ditugaskan menjaga stabilitas di wilayah yang rawan konflik bersenjata.

“Kami ditugaskan sebagai peacekeeper di sana. Tugas-tugas perdamaian dari markas besar dari UNIFILL, salah satu misi PBB atau United Nation di wilayah Timur Tengah yaitu antara konflik Timur Tengah dan negara Israel,” ungkapnya usai ditemui saat menghadiri Upacara peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Senin (10/11/25).

Agus menceritakan selama dua tahun disana, ia hidup di tengah situasi yang tak pernah lepas dari namanya bahaya. Mendengar ledakan bom, serangan mortir, hingga tembakan sniper menjadi keseharian yang dihadapi Agus bersama rekannya.

“tiap hari itu kan diwarnai oleh ledakan, tiap hari diwarnai oleh bidikan sniper. Banyak sekali kawan-kawan yang gugur, dasm arti kena ranjau, kena tergulingnya kendaraan taktis kami. mereka gugur sebagai pahlawan,” kenangnya haru.

Meski begitu, Agus mengaku tidak gentar. Ia meyakini bahwa tugas perdamaian bukan hanya soal menjaga keamanan, tapi juga membawa misi kemanusiaan dan nilai budaya Indonesia.

“Kami selalu membawa budaya budi pekerti. Sopan santun, saling menghargai sesama manusia. Itu membuat kami diterima baik di sana. Mereka bersikap friendly karena melihat kita datang dengan niat baik,” ujarnya.

Saat itu Agus merupakan seorang tentara dan suka berpetualangan, sehingga tidak ada rasa takut dan was-was ketika mendapat tugas menjalankan misi perdamaian PBB di wilayah konflik Timur Tengah.

“Saya memang suka berpetualang. Kalau kami kan sebagai seorang muslim kan Ya tawakal aja lah Namanya kita kan berbuat baik Kalau berbuat baik ya jangan takut,” ungkapnya.

Kini, setelah kembali ke tanah air, Agus aktif sebagai Kepala Biro Bantuan Hukum di Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kalimantan Barat, sekaligus membina generasi muda untuk melanjutkan semangat nasionalisme.

Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan semangat nasionalisme dan jiwa perjuangan generasi sebelumnya.

“Para pembela dan senior kita satu per satu berpulang. Kalau tidak ada kami siapa lagi yang meneruskan jiwa- jiwa perjuangan ini. Jiwa semangat nasionalisme 45 itu sangat penting untuk selalu mengingatkan kita semangat kebangsaan,” tukasnya.

Tags: Israel Kisah Inspiratif Konflik Wilayah Timur Tengah Pontianak Veteran

Continue Reading

Previous: Peringati Hari Pahlawan, Wagub Kalbar Soroti Kesejahteraan Veteran yang Masih Terlupakan
Next: Dijanjikan Jadi OB di Malaysia Berujung Jadi Pembersih Rumah, Pekerja Migran Asal Kubu Raya Dipulangkan BP3MI

Related Stories

33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026
9b1f17cc-18e9-48c5-9a08-2578f74022b6
  • Lokal
  • News

Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal

Editor PI 12/05/2026
IMG_4655
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan

Editor PI 12/05/2026

Berita Terbaru

  • Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif 12/05/2026
  • Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal 12/05/2026
  • Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan 12/05/2026
  • Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif 12/05/2026
  • Kemenekraf RI Dorong Mahasiswa UNTAN Asah Kreativitas untuk Hadapi Dunia Kerja 12/05/2026
  • Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar, Speaker Dewan Juri Disebut Bermasalah 12/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

33752560-3bbb-43c2-bc3e-50aeb1ebcaa6
  • Lokal
  • News

Buka MTQ XXXIV Kecamatan Pontianak Kota, Bahasan Dorong Anak Muda Jadi Generasi Islami dan Adaptif

Editor PI 12/05/2026
9b1f17cc-18e9-48c5-9a08-2578f74022b6
  • Lokal
  • News

Ibu Wapres Kunjungi Dekranasda Kalbar, Erlina Harap Kerajinan Lokal Makin Dikenal

Editor PI 12/05/2026
IMG_4655
  • Lokal
  • News

Bupati Sujiwo: MBG Harus Zero Keracunan

Editor PI 12/05/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Sekda Kalbar Soroti Polemik LCC 4 Pilar, Minta Dewan Juri Berlaku Adil dan Objektif

Editor PI 12/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.