PONTIANAK INFORMASI – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kalimantan Barat oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, di Balai Petitih, Pontianak, Jumat (19/6).
Usai dilantik, Norsan menegaskan amanah yang diterimanya bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan komitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat dalam membina generasi muda yang unggul dan berkarakter.
“Saya memaknai amanah ini sebagai komitmen untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam membina generasi muda yang unggul dan berkarakter,” kata Norsan.
Ia mengatakan Majelis Pembimbing Daerah harus mampu memperkuat fungsi pembinaan dan dukungan kebijakan, sekaligus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Sementara Kwartir Daerah diharapkan menyusun program kerja yang menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Selain itu, Norsan meminta pembinaan gugus depan terus diperkuat serta menghadirkan inovasi dalam kegiatan kepramukaan.
Ia juga berpesan kepada Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Daerah agar menjaga tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Norsan mengajak seluruh jajaran kepengurusan baru menghadirkan energi baru dan memperluas peran Gerakan Pramuka dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, program kepramukaan perlu hadir di berbagai agenda kemasyarakatan, mulai dari pelestarian lingkungan, penguatan literasi, pengembangan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Mari kita jadikan Pramuka sebagai gerakan yang aktif membangun karakter generasi muda sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui semangat pengabdian, persatuan, dan kolaborasi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada anggota Pramuka dan generasi muda Kalimantan Barat agar terus belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi diri dengan memanfaatkan teknologi secara bijak.
Norsan meminta generasi muda tetap memegang teguh nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma.
“Tunjukkan bahwa Pramuka bukan sekadar seragam dan atribut, tetapi identitas generasi muda yang berkarakter, adaptif, berintegritas, dan siap memimpin masa depan Kalimantan Barat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap penguatan Gerakan Pramuka.
Menurutnya, kualitas Gerakan Pramuka sangat ditentukan oleh kepemimpinan dan kolaborasi seluruh unsur organisasi, mulai dari kwartir daerah, kwartir cabang, kwartir ranting, gugus depan, pembina, pelatih, hingga seluruh anggota.
“Gerakan Pramuka harus bergerak dalam satu visi dan misi untuk memberikan pengabdian terbaik bagi generasi muda Indonesia,” tutupnya.
