Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • DPRD Kalbar Desak Pengawasan MBG Diperketat Pasca Belasan Siswa Keracunan di Ketapang
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Desak Pengawasan MBG Diperketat Pasca Belasan Siswa Keracunan di Ketapang

Editor PI 24/09/2025
IMG_2383

PONTIANAK INFORMASI – Sekretaris Komisi I DPRD Kalbar, Zulfidar Zaidar Mochtar, menyayangkan kejadian belasan siswa SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang alami keracunan usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (23/9/2025).

Ia mendesak agar pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di Kalimantan Barat diperketat.

Zulfidar menilai, kasus tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, baik lembaga pelaksana maupun pihak teknis penyaji makanan. Menurutnya, salah satu faktor yang perlu dikaji adalah durasi waktu antara proses penyajian dan konsumsi.

“Kalau makanannya disiapkan subuh, sementara baru dimakan siswa jam 12 siang, tanpa penelitian atau kajian kualitas, tentu rentan terjadi pembusukan akibat bakteri. Akhirnya, menjadi masalah untuk anak-anak, yang seharusnya meningkatkan gizi anak justru kontraproduktif,” ujar Zulfidar saat ditemui, Rabu (24/9/25).

Agar kualitas makanan tetap terjaga dengan baik, Zulfidar yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Kalbar menyarankan agar memperbanyak tenaga teknis agar makanan yang disajikan tetap segar dan higienis.

Ia juga menekankan pentingnya penyajian dilakukan mendekati jam makan, terutama jika distribusi makanan harus menempuh jarak jauh ke sekolah-sekolah.

“Kalau jarak distribusi ke sekolah terlalu jauh, maka durasi penyajian harus diperpendek. Jangan hanya satu lembaga teknis saja yang menyajikan, harus diperbanyak agar kualitas makanan tetap terjaga,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong agar bahan makanan, mulai dari nasi, lauk hingga sayur, diperiksa secara detail sebelum disajikan. Bahkan menurutnya, perlu adanya uji kualitas terlebih dahulu sebelum makanan diberikan kepada siswa.

“Kalau durasi penyajiannya sampai 6-7 jam, tentu dikhawatirkan tidak layak konsumsi. Maka sebelum sampai ke anak-anak, harus diuji terlebih dahulu. Alat ujinya mesti ada, ini penting,” sambungnya.

Sebagai peringatan, Zulfidar menegaskan kasus keracunan ini tidak boleh terulang kembali. Ia meminta pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh program MBG agar sesuai dengan tujuan awal, yaitu meningkatkan gizi anak-anak.

“Ini warning bagi kita semua. Jangan sampai program pemerintah yang niatnya baik justru berdampak buruk. Maka pengawasannya harus diperketat, jangan sampai ketika anak mengonsumsi makanan, pengawasannya justru lepas kontrol,” pungkasnya.

Tags: DPRD Kalbar Kalbar Keracunan MBG Ketapang MBG

Continue Reading

Previous: Pria Sungai Ambawang Salah Sasaran, Tabrak dan Lecehkan Perempuan Mirip Mantan
Next: 16 Siswa di Ketapang Keracunan MBG, Kepala Dapur Dinonaktifkan

Related Stories

IMG_6716
  • Lokal
  • News

Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal

Editor PI 03/06/2026
IMG_6706
  • Lokal
  • News

PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6709
  • Lokal
  • News

Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan

Editor PI 03/06/2026

Berita Terbaru

  • Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal 03/06/2026
  • PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah 03/06/2026
  • Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan 03/06/2026
  • Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional 03/06/2026
  • Pencurian Makin Marak di Pontianak, Edi Kamtono Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan 03/06/2026
  • Pemkot Minta Kewenangan Pengawasan Ketenagakerjaan Dikembalikan ke Daerah 03/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6716
  • Lokal
  • News

Harga TBS Sawit Terjun Bebas, Ria Norsan Janji Upayakan Kembali Normal

Editor PI 03/06/2026
IMG_6706
  • Lokal
  • News

PKN II Nasional Digelar di Kalbar, Norsan: Momentum Kenalkan Potensi Daerah

Editor PI 03/06/2026
IMG_6709
  • Lokal
  • News

Kalbar Bersiap Jadi Tuan Rumah PKN II Nasional 2026, BPSDM Matangkan Persiapan

Editor PI 03/06/2026
e7589bd6-722e-4336-ae79-813d76bc5f35
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Buka Orientasi 1.419 PPPK Kalbar, Minta ASN Adaptif dan Profesional

Editor PI 03/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.