PONTIANAK INFORMASI – Sebuah rumah milik Haryono (52) di Dusun Merak, RT 003/RW 009, Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, ludes terbakar pada Selasa (16/6) sekitar pukul 10.50 WIB.
Kebakaran tersebut sempat membuat panik warga sekitar karena kobaran api dengan cepat membesar dan melahap sebagian besar bangunan rumah yang berada di kawasan padat penduduk itu.
Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui setelah anak pemilik rumah yang sedang mengerjakan tugas kuliah di ruang tengah mendengar teriakan warga dari luar rumah.
“Korban mendengar warga berteriak kebakaran, kemudian langsung menuju ke dapur untuk memeriksa kondisi rumah,” kata Ade dalam keterangan tertulisnya.
Saat tiba di bagian belakang rumah, korban mendapati api sudah membesar dan diduga berasal dari area belakang kulkas.
Korban sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air. Namun, karena material di sekitar lokasi mudah terbakar, api dengan cepat merambat ke seluruh ruangan.
“Korban sempat menyiram api menggunakan ember, tetapi api terus membesar sehingga korban memilih menyelamatkan diri dan menghubungi petugas pemadam kebakaran serta pihak kepolisian,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sungai Kakap bersama tim pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 11.00 WIB, armada pemadam tiba dan melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Ade mengatakan, kehadiran personel kepolisian di lokasi juga untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
“Tujuan utama pihak kepolisian hadir di TKP adalah untuk mengamankan lokasi kebakaran, memastikan jalur evakuasi dan pergerakan armada pemadam kebakaran tidak terhambat oleh kerumunan warga, serta mengantisipasi potensi penjarahan barang milik korban,” jelasnya.
Sedikitnya delapan unit pemadam kebakaran gabungan dikerahkan untuk menjinakkan api, yakni Badan Pemadam Api Sungai Kakap, PKPS Desa Pal Sembilan, Damkar Kapuas, Damkar Merdeka, Damkar Sepakat, Damkar Bhakti Sungai Beliung, Damkar Bala Komando, dan PMI Kota Pontianak.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.35 WIB.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kabel kulkas di dapur rumah korban.
“Kebakaran diduga kuat akibat adanya korsleting arus listrik pada kabel kulkas di dapur milik korban. Percikan api dari hubungan pendek arus listrik tersebut kemudian memicu kebakaran,” pungkas Ade.
Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah guna mencegah kejadian serupa terulang.
