PONTIANAK INFORMASI – Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat, memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak, dalam kondisi aman.
Ia mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan BBM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.
“Stok BBM di Kalimantan Barat, khususnya hari ini di Pontianak dalam kondisi aman. Kami juga sudah mengambil langkah mitigasi dengan menambah suplai ke seluruh SPBU di Pontianak,” ujarnya.
Selain menambah pasokan, Pertamina juga akan mengoperasikan beberapa SPBU selama 24 jam guna mengantisipasi lonjakan permintaan BBM.
Widhi menjelaskan, dalam lima hari terakhir Pertamina telah menambah suplai BBM sekitar 100 ribu liter per hari di Pontianak. Sebelumnya, rata-rata distribusi BBM di kota tersebut mencapai sekitar 500 ribu liter per hari.
“Tambahan ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” katanya.
Ia juga memastikan harga BBM masih tetap sama, yakni Pertalite Rp10.000 per liter.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, pasokan BBM ke Pontianak dikirim melalui kapal yang tiba di depot setiap dua hingga tiga hari sekali. BBM tersebut dipasok dari depot yang berada di Tanjung Uban.
Terkait antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di Kalbar, khususnya di Pontianak, Widhi memastikan pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan berupaya agar situasi segera kembali normal.
“Kami memastikan suplai BBM tetap aman dan distribusi ke seluruh SPBU di Kota Pontianak berjalan lancar,” pungkasnya.
