Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Wamendikti Saintek Resmikan Prodi Spesialis Anestesiologi dan Magister Farmasi FK Untan
  • Lokal
  • News

Wamendikti Saintek Resmikan Prodi Spesialis Anestesiologi dan Magister Farmasi FK Untan

Editor PI 19/05/2026
IMG_5315

PONTIANAK INFORMASI – Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan) resmi menambah dua program studi baru, yakni Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif Program Spesialis serta Program Studi Ilmu Farmasi Program Magister.

Peluncuran dua prodi baru itu dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Fauzan, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (19/5).

Fauzan mengatakan percepatan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis merupakan program nasional yang digagas Presiden untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di daerah.

“Di Untan hari ini yang sudah dinyatakan lolos adalah program spesialis anestesi dan program magister farmasi,” kata Fauzan.

Menurutnya, pembukaan program tersebut disesuaikan dengan kebutuhan daerah, khususnya untuk memperkuat sumber daya kesehatan di Kalimantan Barat.

Ia berharap para peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) nantinya kembali mengabdi ke daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan.

“Tentu ini tidak bisa dijalankan tanpa kolaborasi pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kampus. Ini menjadi ekosistem yang harus dibangun untuk mempercepat pemenuhan dokter spesialis,” ujarnya.

Fauzan menyebut kebutuhan dokter anestesi di Pontianak dan Kalbar masih tinggi. Saat ini, jumlah tenaga anestesi yang tersedia baru memenuhi sekitar sepertiga dari kebutuhan layanan kesehatan.

Karena itu, pemerintah juga mengatur agar peserta PPDS mendapatkan rekomendasi dari daerah dengan harapan mereka kembali bertugas di wilayah asal setelah lulus.

“Program ini bukan hanya meningkatkan mutu SDM kesehatan, tetapi juga mengatasi persoalan distribusi dokter spesialis,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Tanjungpura, Garuda Wiko, mengatakan pembukaan prodi spesialis anestesi menjadi langkah awal Untan dalam menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis.

“Kami mendapat mandat dari kementerian untuk menyelenggarakan beberapa program spesialis, dan yang pertama diluncurkan adalah anestesi,” kata Garuda.

Ia berharap kehadiran prodi tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dokter spesialis anestesi di Kalbar sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Garuda menambahkan, Untan juga menjalin kemitraan dengan Universitas Sebelas Maret sebagai fakultas pembina untuk mendampingi pengembangan program spesialis tersebut.

Sejak awal, kata Garuda, Fakultas Kedokteran Untan dibangun untuk memenuhi kebutuhan dokter di daerah. Karena itu, kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota terus diperkuat, termasuk dalam pengiriman dokter untuk mengikuti pendidikan spesialis.

“Dokter yang dikirim daerah nantinya harus kembali bertugas di daerah asal setelah menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Untan, Ita Armayanti mengatakan, kuota penerimaan mahasiswa masih terbatas, maksimal lima orang per tahun karena status program yang masih baru.

Untan menargetkan proses penerimaan mahasiswa dimulai dalam enam bulan ke depan untuk tahun ajaran 2026 melalui seleksi berkas hingga wawancara.

Ita mengatakan prodi anestesi dipilih karena menjadi kebutuhan prioritas di Kalimantan Barat. Bahkan di beberapa daerah seperti Kapuas Hulu masih belum memiliki dokter anestesi tetap.

“Kalau tindakan bedah tidak ada anestesi, maka layanan itu tidak bisa diklaim BPJS. Itu sebabnya kebutuhan SDM anestesi masih menjadi pekerjaan rumah besar,” ujarnya.

Selain itu, FK Untan juga berbagi peran dengan RSUD Dokter Soedarso yang saat ini tengah mengembangkan program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit, termasuk spesialis jantung dan pembuluh darah serta bedah.

Tags: Fakultas Kedokteran Untan Universitas Tanjungpura Wamendikti Saintek

Continue Reading

Previous: Back on Fire! El’ Dablek Makin Garang di World Supersport
Next: Kalimantan Barat Terhubung Langsung ke Singapura dengan Penerbangan Scoot Tiga Kali Seminggu Mulai 29 Juni 2026

Related Stories

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026

Berita Terbaru

  • APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN 15/06/2026
  • Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan 15/06/2026
  • Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal 15/06/2026
  • Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Main Bola Bareng Warga saat Gema Membangun Desa di Temajuk 15/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Hidupkan Lagi Gema Membangun Desa di Temajuk, Dorong Ekonomi Perbatasan 15/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_7903
  • Lokal
  • News

APBD Kalbar Tertekan, Gubernur Ria Norsan Minta Gaji PPPK Kembali Ditanggung APBN

Editor PI 15/06/2026
IMG_7942
  • Lokal
  • News

Heri Mustamin Soroti Aturan Belanja Pegawai 30 Persen: Daerah Bisa Kewalahan

Editor PI 15/06/2026
ade6f1c0-4cb3-4bce-ae25-74fc112a4417
  • Lokal
  • News

Empat Tambak Udang di Bengkayang dan Sambas Disegel KKP, Langgar Izin dan Gunakan Obat Ikan Ilegal

Editor PI 15/06/2026
75c101a9-b648-44e0-8264-e718f086f10d
  • Lokal
  • News

Hadiri Haul Agung Raja Kubu, Wagub Krisantus: Tak Ada Lagi Istilah Asli dan Pendatang di Kalbar

Editor PI 15/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.