Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Pertamax Resmi Naik Rp16.250 per Liter, Warga Pontianak Khawatir Harga Lain Ikut Melambung
  • Lokal
  • News

Pertamax Resmi Naik Rp16.250 per Liter, Warga Pontianak Khawatir Harga Lain Ikut Melambung

Editor PI 10/06/2026
IMG_7456

PONTIANAK INFORMASI – Pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green mulai hari ini, Rabu (10/6/26).

Berdasarkan keterangan resmi Pertamina, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Kenaikan harga tersebut membuat sejumlah warga di Pontianak terkejut. Salah satunya Sinta, Warga Kecamatan Pontianak Kota. Ia mengaku keberatan dengan kenaikan harga tersebut.

“Kalau kami tidak terlalu sering pakai Pertamax, biasanya pakai Pertalite. Cuma kalau antrean Pertalite panjang, baru pindah ke Pertamax,” kata Sinta kepada wartawan, Rabu (10/6).

Menurut dia, kenaikan harga BBM berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan lainnya yang pada akhirnya membebani masyarakat.

“Kalau bisa jangan naiknya terlalu jauh. Apalagi sekarang dolar juga lagi naik. Biasanya kalau Pertamax naik, yang lain ikut naik. Kasihan masyarakat menengah ke bawah,” ujarnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Rizky (32), warga Pontianak Selatan yang sehari-hari menggunakan Pertamax untuk kendaraan pribadinya.

Menurut Rizky, kenaikan harga yang cukup tinggi membuat pengeluaran bulanannya untuk bahan bakar bertambah signifikan.

“Saya memang pakai Pertamax terus. Jujur cukup berat juga kalau naiknya sampai segini. Dalam sebulan biaya bensin pasti bertambah,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah dan Pertamina dapat memberikan penjelasan yang transparan terkait alasan kenaikan harga tersebut agar masyarakat tidak merasa terkejut.

“Kalau memang harus naik, setidaknya ada sosialisasi atau pemberitahuan lebih dulu. Jadi masyarakat bisa bersiap, tidak kaget saat datang ke SPBU,” katanya.

Meski keberatan, Rizky mengaku masih akan menggunakan Pertamax karena menyesuaikan spesifikasi kendaraan yang dimilikinya.

“Mau tidak mau tetap pakai Pertamax. Cuma mungkin nanti penggunaan kendaraan akan lebih dihemat supaya pengeluaran tidak terlalu besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU di Jalan HOS Cokroaminoto Pontianak, Muhammad Rizal, mengatakan pihaknya baru menerima informasi terkait kenaikan harga pada Selasa (9/6) malam.

“Kami dapat informasinya sekitar jam 11 malam. Tidak ada pemberitahuan atau rencana beberapa hari sebelumnya. Tiba-tiba malam itu diinformasikan kalau harga Pertamax naik,” katanya.

Rizal menyebut banyak konsumen yang terkejut saat mengetahui harga baru Pertamax di SPBU.

“Di lapangan warga kaget karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Mereka datang mau isi BBM, lalu tahu harganya naik. Ada yang akhirnya tidak jadi mengisi setelah mengetahui harga terbaru,” ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keluhan resmi yang disampaikan konsumen kepada pihak SPBU.

Rizal menjelaskan, pasokan Pertamax di SPBU tempatnya bekerja tidak datang secara rutin setiap hari. Setiap kali pengiriman, volume yang diterima mencapai sekitar 8.000 liter.

“Sekali masuk sekitar 8 ton atau 8.000 liter. Tidak pasti tiga atau empat hari sekali. Kalau stok sudah hampir habis, kami pesan lagi dan biasanya besoknya baru diantar,” jelasnya.

Sementara untuk Pertalite, SPBU menerima kuota 16.000 liter pada hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Sedangkan pada hari lainnya kuota yang diterima sekitar 8.000 liter per hari.

Menurut Rizal, harga baru Pertamax telah diberlakukan secara serentak di seluruh SPBU di Kalimantan Barat, termasuk Kota Pontianak.

“Sudah ditetapkan. Harusnya semua SPBU di Pontianak menerapkan harga yang sama karena tidak mungkin berbeda-beda. Semua pasti mengikuti harga yang sudah ditentukan,” tutupnya. 

Tags: BBM Naik Berita Viral Pertamax Naik

Continue Reading

Previous: Pemkot Pontianak Kaji Sanksi untuk THM WinOne Usai 14 Pengunjung Positif Narkoba
Next: Polda Kalbar Telah Surati Wali Kota, Minta THM Win One yang Langgar Aturan Disanksi

Related Stories

fa65e1a7-6e20-42c9-9ba5-a17de68c508b
  • Lokal
  • News

Target Raih Kursi DPR RI, AHY Tekankan 3 Hal pada Demokrat Kalbar

Editor PI 18/07/2026
749355093_2797687167260181_2060730915249336724_n
  • Lokal
  • News

Sekda Yusran: Proses Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya Terus Berjalan

Editor PI 18/07/2026
full_1784393769218793_e902f4e628_berita_pontianak (1)
  • Lokal
  • News

Bupati Resmikan Ruang Publik Tugu Langsat, Dorong UMKM dan Kreativitas Warga Punggur Kecil

Editor PI 18/07/2026

Berita Terbaru

  • Target Raih Kursi DPR RI, AHY Tekankan 3 Hal pada Demokrat Kalbar 18/07/2026
  • Sekda Yusran: Proses Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya Terus Berjalan 18/07/2026
  • Bupati Resmikan Ruang Publik Tugu Langsat, Dorong UMKM dan Kreativitas Warga Punggur Kecil 18/07/2026
  • Wagub Krisantus Apresiasi Capaian Kubu Raya di Usia ke-19, Soroti Ekonomi dan Toleransi 18/07/2026
  • Satpol PP Pontianak Ungkap Sejumlah Pelaku Usaha Dapat LPG 3 Kg, Diantar Langsung dari Pangkalan 18/07/2026
  • Trio Rider Yamaha Racing Indonesia Siap Tempur di Seri 3 R3 BLU CRU Asia Pacific Mandalika 17/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

fa65e1a7-6e20-42c9-9ba5-a17de68c508b
  • Lokal
  • News

Target Raih Kursi DPR RI, AHY Tekankan 3 Hal pada Demokrat Kalbar

Editor PI 18/07/2026
749355093_2797687167260181_2060730915249336724_n
  • Lokal
  • News

Sekda Yusran: Proses Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya Terus Berjalan

Editor PI 18/07/2026
full_1784393769218793_e902f4e628_berita_pontianak (1)
  • Lokal
  • News

Bupati Resmikan Ruang Publik Tugu Langsat, Dorong UMKM dan Kreativitas Warga Punggur Kecil

Editor PI 18/07/2026
86ca7897-2a19-4d86-b3a4-df973c1b34f0
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Apresiasi Capaian Kubu Raya di Usia ke-19, Soroti Ekonomi dan Toleransi

Editor PI 18/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.