PONTIANAK INFORMASI – Sebanyak 65 peserta Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Rally 3rd memulai touring lintas negara dari halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (19/5). Rombongan akan melintasi sejumlah wilayah di Malaysia hingga Brunei Darussalam.
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Ia mengapresiasi kegiatan touring yang dinilai bukan sekadar perjalanan komunitas otomotif, tetapi juga membawa misi promosi wisata dan mempererat hubungan antardaerah di kawasan Asia Tenggara.
“Ini perjalanan yang sangat jauh. Ada 65 peserta yang ikut, mudah-mudahan dalam perjalanannya semua diberikan kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.
Edi menilai Kalimantan Barat memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Sarawak, sehingga membuka peluang besar dalam hubungan sosial, budaya, pariwisata, hingga ekonomi dengan negara tetangga.
“Kalbar memiliki akses darat dengan Sarawak yang memberikan banyak manfaat,” katanya.
Ketua MBCI Kalbar, Indra Kurnianto, mengatakan Pontianak dipilih sebagai titik awal keberangkatan touring tahun ini. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pontianak, kepolisian, TNI, dan berbagai pihak yang membantu kelancaran kegiatan.
Menurut Indra, antusiasme peserta cukup tinggi. Kuota yang awalnya dibatasi 50 orang akhirnya bertambah menjadi 65 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta berasal dari Kalimantan Barat, Yogyakarta, Bogor, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, hingga Jawa Timur.
Rute touring dimulai dari Pontianak menuju Sri Aman, kemudian dilanjutkan ke Miri, Brunei Darussalam, Sibu, hingga Kuching.
Di Kuching, para peserta dijadwalkan mengikuti Bike Week Festival Motor Besar se-Asia Tenggara yang diperkirakan dihadiri ribuan kendaraan motor besar dari berbagai negara.
“Ini momen yang sangat ramai, kemungkinan bisa sampai ribuan kendaraan motor besar,” jelas Indra.
Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, rombongan akan kembali ke Pontianak melalui jalur Aruk dan dijadwalkan tiba pada Minggu (24/5).
“Pulangnya kami melewati Aruk, rotasi 360 derajat hingga kembali ke Pontianak,” tuturnya.
“Kalbar memiliki akses darat dengan Sarawak yang memberikan banyak manfaat,” katanya.
Ketua MBCI Kalbar, Indra Kurnianto, mengatakan Pontianak dipilih sebagai titik awal keberangkatan touring tahun ini. Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pontianak, kepolisian, TNI, dan berbagai pihak yang membantu kelancaran kegiatan.
Menurut Indra, antusiasme peserta cukup tinggi. Kuota yang awalnya dibatasi 50 orang akhirnya bertambah menjadi 65 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Peserta berasal dari Kalimantan Barat, Yogyakarta, Bogor, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, hingga Jawa Timur.
Rute touring dimulai dari Pontianak menuju Sri Aman, kemudian dilanjutkan ke Miri, Brunei Darussalam, Sibu, hingga Kuching.
Di Kuching, para peserta dijadwalkan mengikuti Bike Week Festival Motor Besar se-Asia Tenggara yang diperkirakan dihadiri ribuan kendaraan motor besar dari berbagai negara.
“Ini momen yang sangat ramai, kemungkinan bisa sampai ribuan kendaraan motor besar,” jelas Indra.
Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, rombongan akan kembali ke Pontianak melalui jalur Aruk dan dijadwalkan tiba pada Minggu (24/5).
“Pulangnya kami melewati Aruk, rotasi 360 derajat hingga kembali ke Pontianak,” tuturnya.
